Pemprov Jateng Siap Gelar Mudik Gratis 2026, Armada Terus Ditambah

- Reporter

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis pada Lebaran 2026.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha di Gradhika Bhakti Praja komplek Gubernuran Semarang, Rabu, 7 Januari 2026.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Sumarno menyampaikan, rapat koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah agar dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, program mudik dan balik rantau merupakan agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi dari tahun ke tahun.

“Yang kita lakukan ini adalah untuk memudahkan saudara-saudara kita agar bisa mudik dengan aman dan selamat. Berbagai permasalahan di tahun-tahun sebelumnya tentu menjadi bahan evaluasi untuk kita perbaiki di tahun 2026,” ujar Sumarno.

Ia mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah kabupaten/kota hingga BUMN, BUMD, dan dunia usaha yang turut menyediakan armada transportasi. Namun demikian, Sumarno menegaskan pentingnya pemenuhan seluruh standar keselamatan dalam penyelenggaraan program tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Kawal Langsung Payung Hukum Driver Ojol

Ia menekankan agar seluruh kendaraan dan kru yang bertugas benar-benar memenuhi instrumen persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, tidak boleh ada satu pun aspek keselamatan yang terabaikan dalam pelaksanaan mudik dan balik rantau.

Hingga saat ini, Pemprov Jateng telah menyiapkan dan menginventarisasi sedikitnya 349 unit bus dan 20 armada kereta api untuk melayani mudik dan balik rantau 2026. Jumlah tersebut masih akan terus ditambah hingga menyamai periode sebelumnya, yakni sebanyak 383 unit bus.

“Untuk sampai saat ini kita masih punya PR karena jumlah armada yang ada masih di bawah tahun 2025 kemarin, tapi kita berupaya untuk minimal sama dan syukur-syukur nanti ada tambahan armada,” ujarnya.

Selain penambahan armada, lanjut dia, masukan juga datang dari paguyuban peserta mudik dan balik rantau terkait penambahan titik pemberangkatan dan tujuan.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Jateng akan melakukan pemetaan berdasarkan sebaran domisili peserta agar titik keberangkatan dapat didekatkan dengan lokasi tempat tinggal masyarakat.

“Dengan titik yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu menambah biaya untuk menuju lokasi pemberangkatan. Ini juga bagian dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik,” jelas Sumarno.

Baca Juga :  Haul KH Raden Asnawi, Taj Yasin: Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyampaikan pihaknya akan melakukan pencermatan ulang untuk menetapkan titik-titik satelit pemberangkatan mudik maupun balik rantau 2026.

“Pemetaan ulang sebetulnya telah kita lakukan, utamanya untuk peserta balik rantau gratis,” katanya.

Ia mencontohkan, pemberangkatan dari Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali memiliki titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Sementara Terminal Tipe A Mangkang memiliki titik satelit di Jepara dan Blora.

Adapun Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas dilengkapi titik satelit di Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Sebagai informasi, rencana pelaksanaan mudik gratis akan dilakukan pada 16-17 Maret 2026. Titik lokasi pemberangkatannya berada di Museum Purna Bhakti Pertiwi Jakarta Timur, PT. Dirgantara Indonesia Bandung, dan Stasiun Pasar Senen Jakarta.

Adapun, untuk rencana pelaksanaan balik rantau gratis akan dilakukan pada 27-28 Maret 2026.

Pendaftaran peserta mudik Lebaran gratis via bus akan dibuka pada 4 Februari 2026, sementara untuk kereta api pada 11 Februari 2026.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru