Nawal Yasin: Keluarga yang Kuat Kunci Hadapi Berbagai Persoalan Sosial

- Reporter

Senin, 6 Juli 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Penguatan ketahanan keluarga penting sebagai benteng dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Keluarga yang kokoh menjadi fondasi utama untuk mencegah munculnya berbagai masalah, mulai dari stunting, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin,M.S.I, dalam kegiatan Siraman Rohani bertema “Muharam Momentum Menata Hati Kokohkan Ketahanan Keluarga”, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dosen filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Fahrudin Faiz, sebagai narasumber, dan dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi,

“Dari sekian banyak isu-isu strategis mengenai keluarga, mulai dari stunting, terus kekerasan, baik itu kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan perempuan dan anak, dan sebagainya, itu penyebab yang pertama adalah kerentanan dalam keluarga,” ungkap Nawal.

Baca Juga :  Hemat Energi dan Sehat, ASN Jateng Didorong Jalan Kaki atau Bersepeda ke Kantor

Menurutnya, penguatan ketahanan keluarga tidak cukup dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan fisik semata, tetapi juga harus dibangun melalui penguatan spiritual dan kemampuan setiap anggota keluarga dalam menata hati.

Dengan fondasi keimanan yang kuat, lanjut Nawal, keluarga diharapkan mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan secara bijaksana.

“Sehingga hari ini kita belajar, bagaimana agar kita bisa menata hati, agar kita bisa menciptakan keluarga yang kokoh, yang fondasinya penuh dengan keimanan, keluarga yang penuh kedamaian, kesejahteraan lahir batinnya,” ujar pengasuh Ponpes Al-Anwar Rembang tersebut.

Istri Wakil Gubernur Jateng itu menambahkan, setiap keluarga tidak akan pernah lepas dari berbagai persoalan hidup. Karena itu, kemampuan menata hati menjadi bekal penting agar setiap ujian dapat dihadapi dengan sabar, tenang, dan penuh keimanan.

Baca Juga :  MBG di Maluku Tak Hanya Tingkatkan Gizi, Tapi Juga Gerakkan Ekonomi Daerah

Sebagai teladan, Nawal mengangkat kisah Rasulullah SAW bersama Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah. Menurutnya, Rasulullah mengajarkan, ketenangan batin bukan diperoleh melalui kemewahan dunia, melainkan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui zikir.

Sementara itu, Dr Fahrudin Faiz mengingatkan, ketahanan keluarga juga ditentukan oleh kualitas pengasuhan orang tua, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, anak-anak memerlukan pendampingan agar tidak larut dalam penggunaan gawai, permainan daring, maupun media sosial yang dapat memengaruhi pola pikir, akhlak, dan pembentukan karakter.

“Ketika ada kendali orang tua, anak kita jauh lebih terjaga. Bagaimana pun kita harus tetap mengkhawatirkan generasi, karena masa depan kita, termasuk bangsa, kuncinya di anak-anak kita,” tandasnya.***

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru