Nawal Yasin Dorong PKK Jateng Hijaukan Pekarangan untuk Cegah Banjir

- Reporter

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meminta kader PKK untuk melakukan penanaman pohon secara masif di setiap halaman rumah. Hal itu sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana banjir.

Nawal mengungkapkan, TP PKK Jateng memiliki program unggulan Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon (Rabu Pon). Selain memperkuat ketahanan pangan, program tersebut juga bertujuan untuk mitigasi bencana di daerah rawan.

Keterlibatan kader PKK dalam upaya mitigasi bencana di Jawa Tengah ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

“Kita pastikan bahwa di halaman kita sudah tertanam pohon-pohon untuk memenuhi resapan air,” kata Nawal, saat membuka kegiatan Gerakan Rabu Pon, di Balai Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (27/1/2026).

Ditambahkan, memasuki musim penghujan saat ini, Jateng rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Oleh sebab itu, pohon-pohon yang ditanam di halaman rumah bisa menyerap air hujan, sehingga tidak terjadi genangan.

Baca Juga :  Dari Penerima Bansos Menjadi Mandiri, 2.596 KPM PKH Klaten Diwisuda

Terlebih, ujar Nawal, sepanjang 2025, Jawa Tengah mengalami 361 bencana dan 2.716 kejadian. Meliputi banjir, banjir rob, longsor, pohon tumbang, kebakaran, dan cuaca ekstrem.

Dia menegaskan, Gerakan Rabu Pon merupakan inovasi TP PKK Jateng yang menggabungkan tiga program TP PKK Pusat, yaitu Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman), PKK Sigab (Siaga dan Tanggap Bencana), dan Ketapang Mas (Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat).

Pada kesempatan itu, Nawal didampingi Ketua TP PKK Kudus Endhah Endayani Sam’ani Intakoris, bersama puluhan kader PKK, menanam sebanyak 200 bibit pohon. Pohon tersebut berasal dari program CSR Djarum Foundation.

Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan bibit tanaman, ayam petelur beserta kandangnya, kepada warga setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Baca Juga :  Sumarno Ajak Warga Boyolali Menjaga Merbabu dan Melestarikan Budaya Daerah

“Dalam ketahanan pangan, kita bukan hanya menanam, tetapi kita juga pastikan di rumah, masing-masing pekarangannya ini bisa dimanfaatkan untuk peternakan,” ungkap Istri Wakil Gubernur Jateng.

Sebagai langkah mitigasi lanjutan, Nawal juga mengajak masyarakat untuk membuat lubang biopori di setiap halaman rumah. Hal tersebur supaya air hujan bisa terserap dengan cepat dan mengalir ke sungai.

“Kalau gerakannya rumah per rumah dan ini bukan hanya digerakkan dari 1.000 rumah, tetapi ratusan ribu, kemudian jutaan rumah. Ini saya rasa menjadi salah satu langkah awal untuk kita bisa meminimalisir banjir,” bebernya.

Nawal juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kepedulian terhadap lingkungan. Dimulai dari hal terkecil, seperti tidak membuang sampah di saluran air maupun sungai.

“Pastikan hal-hal terkecil, seperti misalnya tidak ada pembuangan sampah yang bisa menjadi sumbatan untuk mengalirnya air,” tegasnya.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru