Misi Kemanusiaan Jateng ke NTT: 16 Personel dan Ribuan Paket Bantuan Diberangkatkan

- Reporter

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas keberangkatan 16 personel gabungan dan ribuan paket bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 17 Agustus 2026.

Pengiriman tersebut merupakan bantuan tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain logistik pangan dan nonpangan, tim juga membawa dukungan kesehatan untuk membantu penanganan darurat di wilayah terdampak.

Luthfi mengatakan, dirinya terus memantau perkembangan situasi di NTT. Ia meminta tim segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT setibanya di lokasi, agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Setiap hari kita update kegiatannya agar bantuan itu betul-betul tepat sasaran. Jadi, pastikan bantuan itu tepat sasaran,” kata Luthfi didampingi Wagub Taj Yasin.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga solidaritas dan mengutamakan keselamatan selama menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat dan laut. Tim diminta tidak terburu-buru serta memastikan seluruh personel dan bantuan tiba dengan selamat.

Selain itu, Luthfi berpesan agar para relawan menjaga nama baik Jawa Tengah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.

“Jaga marwah Jawa Tengah. Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, bahwa Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Menurutnya, misi kemanusiaan tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Para relawan juga diminta membekali diri dengan doa selama menjalankan tugas.

Baca Juga :  1.100 Pelari Pemanasan Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon

Luthfi memastikan dukungan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Ia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan.

“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua. Ini baru tahap satu karena kondisi di sana fluktuatif sekali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi turut menyampaikan dukacita kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut.

“Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita atas meninggalnya saudara-saudara kita di wilayah NTT,” katanya.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan melaporkan, sebanyak 16 personel yang diberangkatkan berasal dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta PMI Jawa Tengah.

Para personel dibagi dalam tiga fungsi, yakni Urban Search and Rescue (SAR), logistik, dan kesehatan. Mereka akan bertugas membantu penanganan darurat serta pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Bantuan pangan yang dikirimkan meliputi empat ton beras, makanan siap saji, biskuit, paket sembako, dan obat-obatan. Bantuan dalam kategori tersebut tercatat sebanyak 3.795 paket.

Selain itu, terdapat 1.115 paket kebutuhan sandang dan keluarga, di antaranya matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, popok bayi dan dewasa, serta perlengkapan keluarga lainnya.

Baca Juga :  APBD Jateng 2025 Resmi Disetujui DPRD, Luthfi Andalkan Investasi dan BUMD Dongkrak Ekonomi

Pemprov Jateng juga mengirimkan 6.587 paket kebutuhan papan dan perlengkapan pendukung. Bantuan itu antara lain berupa terpal, tenda gulung, tenda keluarga, dapur lapangan, lampu darurat, sabun cuci, sabun mandi, sampo, serta perlengkapan mandi.

Bantuan tersebut dihimpun dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jateng, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Baznas Jawa Tengah, PMI Jawa Tengah, Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Yayasan Telogorejo, Phapros, serta sejumlah badan usaha milik daerah Jawa Tengah.

Untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, sebanyak 10 kendaraan turut diberangkatkan, terdiri atas enam truk, dua mobil double cabin, dan dua sepeda motor.

Rombongan akan menempuh perjalanan melalui jalur darat dan laut dari Semarang menuju Tanjung Perak, Lembar, Kayangan, Poto Tano, Sape, Labuan Bajo, Nagekeo, hingga Ende.

Posko lapangan di Kabupaten Ende menjadi tujuan utama tim. Para relawan juga akan membantu pendistribusian logistik ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka.

Salah seorang relawan Tagana Dinas Sosial, Agus Budianto mengatakan, tim dari Jawa Tengah siap membantu masyarakat terdampak. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia ikut menunjukkan kepedulian kepada warga NTT.

“Kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur, kalian tidak sendirian. Kami, kontingen dari Jawa Tengah, siap membantu dan mengulurkan tangan untuk menyembuhkan luka-luka saudara kita di sana,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru