MBG Jadi Andalan Baru Pemerintah Perbaiki Gizi dan Kualitas SDM

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang baru saja dilaksanakan di Kabupaten Semarang, pada Sabtu (18/4). Program MBG menjadi terobosan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan pentingnya penguatan gizi sejak dini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Dr. H. Muh Haris, M.Si, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi, S.E, narasumber lokal Gatot Widodo Budianto, serta ratusan peserta yang merupakan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI Dr. H. Muh Haris, M.Si menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini juga menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka stunting serta memastikan tumbuh kembang generasi yang optimal.

Baca Juga :  Meriah, Pelantikan PAMDI Jateng Digoyang Bang Haji

“Program ini merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing, sekaligus memastikan negara hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Dr. H. Muh Haris, M.Si.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dirancang untuk memastikan pelaksanaan yang tepat sasaran melalui pengawasan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak luas, termasuk dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis lokal.

Baca Juga :  Taj Yasin Tegaskan Peran Strategis Majelis Taklim dalam Dunia Pendidikan

Program MBG hadir sebagai solusi atas permasalahan mendasar terkait kekurangan asupan nutrisi pada anak-anak usia sekolah, mulai dari PAUD hingga jenjang menengah.

Program MBG juga dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan, dengan melibatkan berbagai pihak seperti petani, nelayan, UMKM, hingga pelaku usaha kuliner dalam penyediaan bahan pangan bergizi. Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Program MBG sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan.***

Berita Terkait

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terbaru