Kartu Zilenial Gubernur Luthfi Diserbu Pemuda, DPR RI Minta Jangkauan Diperluas

- Reporter

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Program Kartu Zilenial besutan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menunjukkan respons positif dari kalangan generasi muda. Hingga Rabu 4 Februari 2026 pukul 14.30 WIB, tercatat sebanyak 25.072 pemuda telah mendaftar dan memanfaatkan program tersebut sebagai sarana pengembangan diri, keterampilan, serta kewirausahaan.

Capaian ini mengemuka dalam Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI terkait spesifik bidang kepemudaan dalam rangka menjaring masukan tentang pemberdayaan pemuda di Provinsi Jawa Tengah, di Gedung A Lantai 2 Setda Provinsi Jawa Tengah, Rabu 4 Februari 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, Kartu Zilenial merupakan salah satu wujud komitmen kuat Gubernur Jawa Tengah dalam menyiapkan generasi muda agar mampu berkembang sesuai potensi dan kompetensinya.

Melalui program ini, pemerintah melakukan identifikasi minat dan bakat pemuda, kemudian menghubungkannya dengan berbagai peluang pelatihan, pengembangan keterampilan, hingga kewirausahaan.

“Pak Gubernur juga ada program Kartu Zileneal yang mengidentifikasi peminatan anak-anak muda, nanti juga kita korelasikan dengan pihak-pihak lain untuk mereka bisa berkembang dan bisa berusaha sesuai dengan kompetensinya,” kata Sumarno, mewakili Gubernur Jateng.

Baca Juga :  Pengelolaan Arsip Pemprov Jateng Diakui Nasional, Raih Predikat Sangat Memuaskan

Ia menjelaskan, Jawa Tengah memiliki sekitar 8,5 juta pemuda usia 15–29 tahun atau sekitar 22,5 persen dari total penduduk. Potensi besar tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan kebijakan yang mendorong pemuda menjadi lebih berdaya saing dan mandiri.

Sumarno menilai, saat ini perekonomian banyak ditopang oleh kreativitas anak muda. Sehingga keberpihakan kebijakan kepada generasi muda menjadi sangat penting. Kartu Zilenial diharapkan menjadi pintu masuk bagi pemuda untuk mengakses berbagai program pemberdayaan yang disiapkan pemerintah daerah.

“Sekarang situasinya kan sebenarnya perekonomian itu kreativitasnya ada di anak-anak muda, kita dorong terus,” tegasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, mengungkapkan, Kartu Zilenial memuat beragam layanan. Mulai dari pelatihan kepemudaan, penguatan soft skill dan hard skill, hingga program kewirausahaan.

Ia menambahkan, selain puluhan ribu pendaftar, Pemprov Jateng juga telah mendidik sekitar 400 pemuda menjadi wirausaha muda di tingkat kecamatan pada sejumlah wilayah, seperti Solo, Semarang, dan Pekalongan. Program ini akan terus dikembangkan secara bertahap ke daerah lain sesuai dengan ketersediaan anggaran.

Baca Juga :  Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan

“Ini bertahap, berjenjang, dan disosialisasikan kepada para pemuda agar tergabung di dalam kartu Zilenial tersebut,” ujarnya.

Menurut Masrofi, minimnya kesempatan kerja menjadi salah satu alasan mengapa penguatan kewirausahaan menjadi fokus utama. Melalui Kartu Zilenial, pemuda diarahkan agar tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri.

“Pelatihan yang pernah kami berikan adalah conten creator, dan itu sudah berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunker Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, mendorong agar jangkauan program kartu zilenial terus diperluas sehingga makin banyak anak muda yang menikmati.

“Jumah anak muda di Jateng hampir 9 juta, saya kira program ini harus terus diperluas jangkauannya,” tegas Esti.

Selain soal keterampilan dan kewirausahaan, Komisi X DPR RI juga menyerap aspirasi sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang hadir. Yakni, terkait
akses pendidikan, beasiswa, serta ruang belajar yang aman bagi pemuda.*

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru