Kafilah MTQ Segera Tiba, Taj Yasin Siapkan Skenario Jika Bandara Ditutup

- Reporter

Selasa, 8 September 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan skenario alternatif untuk mengantisipasi gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi menghambat kedatangan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau sebelumnya berdampak terhadap sejumlah penerbangan, dari berbagai daerah. Terutama bandara Sekarno Hatta Jakarta yang sempat ditutup karena gangguan abu vulkanik di udara.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemprov Jateng mengingat para kafilah dari berbagai provinsi akan segera berdatangan ke Jawa Tengah tanggal 10-20 September 2026. Namun Selasa 8 September bandara Soeta sudah dibuka.

“Kalau yang gangguan penerbangan pesawat untuk terbang, yang penerbangan yang vulkanik, alhamdulillah hari ini sudah dibuka,” kata Taj Yasin di sela Peluncuran Kapulaga di Desa Butuh Kidul, Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Selasa, 8 September 2026.

Meskipun penerbangan telah kembali dibuka, Taj Yasin mengatakan pihaknya tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi penutupan bandara secara insidental akibat aktivitas vulkanik.

Baca Juga :  Digelari Pendobrak Terobosan Jateng, Ahmad Luthfi Raih Special Achievement Award

Menurut dia, Pemprov Jateng telah berkoordinasi dengan maskapai Garuda Indonesia dan pengelola bandara untuk memastikan mobilitas kafilah tetap berjalan apabila terjadi gangguan penerbangan.

“Kemarin saya sudah menyampaikan kepada Garuda juga kalau memang nanti ada penutupan yang sifatnya insidental, kita nanti akan bikin rute yang senyaman mungkin untuk kafilah,” ujarnya.

Taj Yasin menyebut gangguan penerbangan sebelumnya terjadi di sejumlah daerah. Bahkan, terdapat sekitar 10 provinsi yang penerbangannya terdampak karena harus melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Karena itu, apabila kembali terjadi penutupan sejumlah bandara, penerbangan kafilah akan diarahkan melalui rute alternatif dengan memanfaatkan bandara-bandara penunjang.

“Kalau nanti ada penutupan beberapa bandara, mereka harus dialihkan. Mungkin akan ada transit-transit di bandara-bandara penunjang,” katanya.

Ia menegaskan pengaturan rute alternatif tersebut nantinya akan difasilitasi oleh Garuda Indonesia bersama pengelola bandara. Langkah tersebut disiapkan agar gangguan akibat aktivitas vulkanik tidak menghambat kedatangan kafilah ke Jawa Tengah.

Baca Juga :  Nawal Yasin Ingatkan Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Tumbuh Kembang Anak

Selain menyiapkan skenario transportasi, Pemprov Jateng juga telah melakukan koordinasi dengan Garuda Indonesia terkait kedatangan kafilah. Garuda bersama Kementerian Agama memberikan potongan harga tiket bagi kafilah yang datang ke Jawa Tengah.

Taj Yasin menyampaikan besaran diskon tiket tersebut berbeda-beda sesuai daerah asal kafilah. Garuda Indonesia juga menambah satu penerbangan ke Jawa Tengah untuk mendukung mobilitas peserta MTQ Nasional.

“Kami ucapkan terima kasih dan ada penambahan satu flight Garuda ke Jawa Tengah,” katanya.

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 sendiri akan berlangsung di Simpang lima Kota Semarang, tanggal 10 – 20 September 2026. Pemprov Jateng terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kedatangan dan kepulangan kafilah, dapat berlangsung lancar.

Taj Yasin mengatakan faktor keselamatan tetap menjadi prioritas dalam menghadapi potensi gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru