Jateng Perkuat Barisan Lawan TBC, Libatkan Komunitas Hingga Akar Rumput

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Upaya pengendalian tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah menunjukkan capaian yang cukup baik sepanjang 2025. Meski masih menghadapi tantangan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting untuk mengejar target eliminasi TBC pada 2030.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Meimoen (Gus Yasin), mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi,
usai melantik Pengurus Wilayah Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Jawa Tengah periode 2025–2030, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Kamis 22 Januari 2026.

Yasin mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam memastikan penemuan kasus dan pengobatan TBC berjalan tuntas. Penguatan peran komunitas dinilai mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke tingkat paling bawah.

Baca Juga :  Sekda Jateng: Pemprov Siap Dukung Hak Siar Piala Dunia di TVRI

Dalam kegiatan pelantikan itu, Wagub didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, yang juga dilantik sebagai Ketua Badan Kehormatan PPTI Jateng.

Pelantikan ini momentum kolaborasi pemerintah dan organisasi masyarakat dalam pengendalian TBC berbasis komunitas. Yasin menegaskan, agenda pengendalian TBC merupakan bagian dari prioritas nasional hingga 2030.

“Target itu ada di tahun 2030,” ujarnya.

Di Jawa Tengah, capaian pengendalian TBC pada 2025 menunjukkan tren positif. Temuan kasus telah mencapai 84 persen dari target 90 persen.

Sementara itu, penderita yang memulai pengobatan tercatat sebesar 94,7 persen, dengan angka kesembuhan mencapai 85 persen dari target 90 persen. Angka ini menjadi pijakan untuk mengejar target yang lebih tinggi pada tahun berikutnya.

Baca Juga :  Perpu Migas Jadi Sorotan, SP Persada IV Ajak Generasi Muda Kawal Reformasi Energi

Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pengobatan agar hasil yang dicapai dapat berkelanjutan.

“TBC ini tidak hanya cukup diobati, tetapi harus tuntas supaya masyarakat ini tetap sehat,” ujarnya.

Menurut Taj Yasin, keberhasilan pengendalian TBC juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, peran organisasi masyarakat dinilai semakin strategis.

PPTI sebagai mitra pemerintah berbasis komunitas berkontribusi dalam edukasi, penjaringan suspek TBC, pendampingan pengobatan, hingga pencegahan putus obat dan TBC resisten obat.

“Maka dengan adanya PPTI, saya berharap nanti kolaborasi kerjasama bisa terwujud. Syukur-syukur di tahun 2026 bisa kita capai,” kata Taj Yasin.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru