Gus Yasin Tekankan Peran Strategis Madrasah Bentuk Karakter Generasi Muda

- Reporter

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, madrasah harus menjadi benteng utama dalam membentuk generasi muda yang memiliki keimanan kuat, akhlak mulia, dan pemahaman agama yang benar.

Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun fondasi akidah sejak usia dini.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yasin saat memberikan tausiyah dalam kegiatan “Ngalap Berkah Tausiyah dan Doa Bersama KH Taj Yasin Maimoen” di Madrasah Diniyah Nurul Anwar, Desa Rancamala, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Sabtu, 4 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin menekankan, blguru madrasah memegang peran strategis dalam membimbing peserta didik agar memahami tujuan belajar serta manfaat ilmu yang dipelajari bagi kehidupan.

“Anak-anak harus terus dibimbing. Guru memiliki tugas menanamkan pemahaman mengapa mereka belajar dan apa manfaat ilmu yang dipelajari. Karena itu, madrasah harus benar-benar mendapat perhatian,” ujar pria yang memimpin Jateng bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

Baca Juga :  Dukungan Pendidikan dari Wagub Jateng: Anak Panti Bisa Lanjut ke Perguruan Tinggi

Menurutnya, semakin banyak generasi muda yang mencintai ilmu-ilmu syariah, lahirlah generasi yang mengamalkan ajaran Islam secara utuh dalam kehidupan sehari-hari.

Gus Yasin mengingatkan, mempelajari ilmu agama tidak boleh hanya berorientasi pada penguasaan materi. Ilmu agama, harus menjadi jalan untuk memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

“Belajar ilmu syariah bukan semata-mata mengejar ilmu pengetahuan. Tujuan pertama dan utama adalah menanamkan iman kepada Allah SWT,” katanya.

Karena itu pelajaran tauhid harus menjadi fondasi utama dalam sistem pendidikan madrasah. Akidah yang kokoh dinilai menjadi bekal terpenting bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan kehidupan.

“Yang paling utama adalah iman. Pendidikan madrasah harus memperkuat keimanan anak-anak kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” tegasnya.

Selain memperkuat akidah, Gus Yasin juga mengajak peserta didik untuk menumbuhkan kecintaan kepada para ulama dan kiai sebagai pewaris ilmu para nabi. Menurutnya, penghormatan kepada ulama lahir dari pemahaman yang baik terhadap ilmu-ilmu syariah.

Baca Juga :  Kuliah Ramadan di UNS, Wagub Taj Yasin dan Ning Nawal Bahas Kepemimpinan Nabi Muhammad

Dikatakan, seluruh proses pendidikan di madrasah pada akhirnya bermuara pada satu tujuan besar, yakni menjaga keimanan manusia sebagai bekal menjalani kehidupan dunia sekaligus mempersiapkan kehidupan akhirat.

Usai memberikan tausiyah di Madrasah Diniyah Nurul Anwar, Gus Yasin melanjutkan agenda dengan memberikan Ijazah Yasin Fadilah dan tausiyah di Masjid Nurul Huda, Karangtengah, Kecamatan Cilongok.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat, khususnya warga Kabupaten Banyumas, untuk terus mendoakan para pemimpin agar diberikan kekuatan, keikhlasan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Kami sangat berharap doa dari masyarakat, khususnya masyarakat Banyumas. Doa-doa panjenengan menjadi kekuatan bagi kami untuk terus mengemban amanah dalam melayani masyarakat,” katanya.

Gus Yasin memimpin pembacaan Yasin Fadilah bersama sebagai ikhtiar memohon keberkahan, keselamatan, serta kemudahan bagi bangsa, daerah, dan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Acara ditutup dengan salat Maghrib berjamaah di masjid setempat.***

Berita Terkait

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng
Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta
Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya
Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara
Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen di Hadapan 10 Ribu Guru TK: Mendidik dengan Hati Meski Gaji Pas-pasan
Enam Program Pemprov Jateng untuk Santri, dari Bisyaroh Hafiz hingga Renovasi Pesantren
Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:36 WIB

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya

Berita Terbaru