Gubernur Ahmad Luthfi dan Baznas Bagikan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu

- Reporter

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah menyalurkan 8.000 paket sembako senilai Rp 2 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersebut menyasar kelompok masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima, penyapu jalan, hingga marbot masjid sebagai upaya memperkuat ikatan sosial antara pemerintah dan masyarakat.

Pembagian terbaru dilakukan pada Jumat, 13 Maret 2026, di kompleks Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang. Sebanyak 600 paket sembako diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, KH Ahmad Luthfi, bersama Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, dan Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, kepada para penerima manfaat di sekitar lingkungan Kantor Gubernur. Penerima bantuan terdiri dari pedagang kaki lima, tukang parkir, penyapu jalan, pengelola panti asuhan, hingga marbot masjid dan musala.

Ketua Baznas Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, mengatakan, pembagian sembako tersebut merupakan bagian dari program sosial selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Baca Juga :  Pesan Natal Ahmad Luthfi: Toleransi Fondasi Jawa Tengah yang Harmonis

“Karena sudah mendekati Lebaran, agar semua orang bisa ikut bungah menyambut hari raya. Ada ide dari Gubernur Jawa Tengah agar teman-teman yang kesulitan kita bantu dengan sembako. Hari ini kami menyalurkan 600 paket,” kata Darodji usai kegiatan.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut disambut dengan antusias oleh para penerima manfaat. Mereka merasa terbantu karena kebutuhan pokok menjelang Lebaran dapat sedikit terpenuhi. Menurutnya, para penerima merupakan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar kawasan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, program pembagian sembako ini tidak sekadar bantuan sosial, tetapi juga bertujuan membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Ia menginginkan tidak ada jarak antara birokrasi dengan warga, terutama mereka yang bekerja di sektor informal.

“Kegiatan ini untuk menciptakan social bonding antara pemerintah dengan masyarakat,” ujar Luthfi. Ia juga telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah agar melakukan kegiatan serupa di sekitar kantor masing-masing.

Baca Juga :  35 Kepala Daerah Bersatu Dukung Gerakan ASRI, Jateng Semakin Bersih

Menurut Ahmad Luthfi, beberapa OPD bahkan telah lebih dulu menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Di antaranya Dinas Pertanian dan Peternakan yang memberikan bantuan kepada supeltas, tukang parkir, penjaga masjid, penjaga makam, hingga para janda di wilayah Ungaran dan Banyumanik. Bagi para penerima manfaat, bantuan tersebut terasa sangat berarti.

Sunadi, seorang penyapu jalan yang bertugas di kawasan Jalan Dr Sutomo hingga Menteri Supeno, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, senang dan sangat membantu. Bisa buat Lebaran,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Maryanto, pedagang kerupuk asal Sragen yang sehari-hari berjualan di Kota Semarang. Ia mengatakan paket sembako yang berisi beras, mi instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya akan dibawa pulang untuk keluarganya.

“Ini sangat bermanfaat. Saya bawa pulang untuk keluarga,” katanya.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru