Fort Willem I Ambarawa Jadi Bukti Warisan Budaya Mampu Gerakkan Pariwisata

- Reporter

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, destinasi wisata baru, Benteng Fort Willem I Ambarawa, mampu menarik  ribuan wisatawan setiap harinya. Itu bukti bahwa sejarah dan budaya di Jawa Tengah mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Sektor pariwisata sejarah dan budaya cukup kuat menjadi pintu pariwisata, dalam menarik perhatian khalayak. Baik masyarakat dalam dan dari luar provinsi.

Hal itu dikatakan Sumarno, dalam acara Malam Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025, di Benteng Fort Willem I Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu malam, 13 Desember 2025.

“Selain mempunyai nilai-nilai luhur sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, juga mempunyai nilai ekonomi di dalam mendukung pariwisata di Jawa Tengah,” ucapnya.

Sumarno mengatakan, perlu mencontoh negara-negara yang maju yang sejalan dalam menjaga eksistensi nilai-nilai sejarah budayanya. Di negara-negara Asia, seperti apa yang dilakukan Jepang, Korea, dan China.

Baca Juga :  Stasiun Tawang Tampil Lebih Modern, Prabowo Resmikan Ikon Heritage Kebanggaan Jawa Tengah

Moh Fajri, Vice President The Lawu Group, selaku pengelola pariwisata Benteng Pendem mengatakan, Heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa (Benteng Pendem) mampu menarik ribuan wisatawan sejak revitalisasi selesai dan diresmikan pada 17 November 2025

“Eksotika bangunan bersejarah itu mampu menarik kedatangan wisatawan sekira 1.800-2.000-an orang pada hari biasa. Kemudian kurang-lebih 7.000 orang saat akhir pekan,” katanya.

“Artinya ini animo yang luar biasa.
Atensi akan kerinduan masyarakat untuk menghargai situs-situs seperti ini yang juga menjadi saksi sejarah bagi lahir dan tumbuh kembangnya bangsa kita,”imbuhnya.

Sebagai pariwisata ikonik baru di Jawa Tengah, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen. Utamanya yang berwenang dalam pengelolaan situs cagar budaya. Supaya dalam pengelolaannya sesuai standar operasional dan ketentuan aturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Catat Tanggalnya, Pendaftaran Balik Rantau Gratis Jateng Dibuka 12–13 Maret

Fajri mengatakan, pengelola memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kemudian turut serta berkontribusi kepada pemerintah untuk kemajuan pengembangan budaya, perlindungan bangunan cagar budaya, dan dunia pariwisata di Jawa Tengah khususnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 tersebut juga diberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh pelestari dan pengembangan seni dan budaya di Jawa Tengah.

Diantaranya diberikan kepada, Sri Paminto Widi Legowo, pegiat dan guru tari asal Semarang. Kedua, kepada Hadi Sumarto Sukendar sebagai pegiat kesenian alat musik tradisional Calung Banyumasan.

Selanjutnya penghargaan diberikan kepada Irawati Kusumorasri dari Kota Surakarta, seorang seniman pertunjukan tari klasik Jawa. Kemudian kepada Yono Daryono sebagai seniman kawakan teater dam sastra asal Tegal.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru