Festival Literasi Jateng 2026 Hadirkan Perpaduan Buku, Seni, dan Warisan Manuskrip Ulama

- Reporter

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Mendorong terwujudnya budaya literasi di masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggelar Festival Literasi 2026. Event tersebut rencananya selama tiga hari pada September 2026, di Uptown Mall BSB Mijen Semarang.

Kegiatan tersebut dirancang menjadi ajang literasi yang melibatkan masyarakat luas dengan menghadirkan beragam kegiatan edukatif, seni, hingga pameran manuskrip bersejarah.

Hal itu dikatakan Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin,M.S.I, usai audiensi dengan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati, di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Kamis 16 Juli 2026.

“Insyaallah Festival Literasi akan kami selenggarakan pada September. Kami melibatkan para pegiat literasi dari 35 kabupaten/kota dan Insyaallah akan dihadiri oleh Tere Liye,” ujar Nawal, yang menjalankan program Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin.

Ia mengatakan, selain melibatkan para pegiat literasi dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, P
Penulis nasional Tere Liye juga dijadwalkan hadir.

Baca Juga :  Sumarno Pimpin ALTI Jateng Periode 2025–2029, Bidik Jateng Jadi Pusat Trail Run Nasional

Dijelaskan Ning Nawal, sapaan akrabnya, festival ini tidak hanya dipusatkan di lingkungan perpustakaan. Tetapi dirancang menjadi ruang interaksi masyarakat dengan berbagai aktivitas literasi yang menarik.

Beragam agenda telah disiapkan. Mulai dari bedah buku, seminar, hingga pentas seni yang melibatkan kelompok teater dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Juga ada berbagai perlombaan bertema literasi yang telah digelar sebagai rangkaian praacara sebelum festival berlangsung.

“Kami ingin mendekatkan kegiatan literasi kepada masyarakat. Jadi bukan hanya kegiatan yang dilakukan di perpustakaan, tetapi benar-benar menjadi ruang bersama untuk belajar, berdiskusi, dan berkarya,” katanya.

Selama penyelenggaraan festival, panitia juga menyiapkan sekitar 65 stan yang akan diisi perwakilan kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Sedangkan stan lainnya akan diisi penerbit, percetakan, serta pelaku industri buku.

Sejumlah penerbit nasional dijadwalkan ikut berpartisipasi untuk memperkenalkan berbagai koleksi buku kepada masyarakat.

Baca Juga :  Banjir Berkepanjangan di Pekalongan, Wagub Jateng Fokus Normalisasi dan Penguatan Tanggul

Salah satu daya tarik utama Festival Literasi Jawa Tengah adalah pameran manuskrip kitab-kitab klasik karya ulama asal Jawa Tengah. Manuskrip tersebut akan dipamerkan kepada publik sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan intelektual dan khazanah keilmuan daerah.

Di antaranya adalah manuskrip karya ulama kharismatik KH Bisri Mustofa. Yakni, ayah dari budayawan sekaligus ulama KH Mustofa Bisri (Gus Mus). Manuskrip itu ditulis dalam bahasa Arab dan telah menjadi bagian penting dari sejarah keilmuan Islam di Indonesia.

Selain pameran manuskrip, festival juga akan menghadirkan berbagai kompetisi dan kegiatan edukatif. Seperti literasi untuk santri, debat mahasiswa, hingga lomba drum band bagi anak-anak PAUD.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pihaknya berharap Festival Literasi dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pegiat literasi, akademisi, penerbit, pelajar, santri, hingga masyarakat umum untuk menumbuhkan budaya membaca dan memperkuat ekosistem literasi di Jawa Tengah.***

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru