Dukung Asta Cita, TP PKK Jateng Perluas Kolaborasi Pemberdayaan Keluarga

- Reporter

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menyukseskan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan kerja kolaborasi dengan berbagai pihak.

Tidak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tapi juga BUMD/ BUMN/ CSR, Baznas, akademisi, organisasi perempuan, media, dan pihak lainnya.

Hal tersebut ditekankan Ketua TP PKK Provinsi Jateng Nawal Arafah Yasin, seusai Rapat Pleno TP PKK Jateng, di kantornya, Selasa (6/1/2026). Menurutnya, kolaborasi sangat diperlukan untuk mewujudkan keluarga berdaya dan sejahtera, serta mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045, sesuai visi TP PKK.

Nawal membeberkan sejumlah program yang telah berhasil dilakukan TP PKK Jateng. Antara lain, pada 2025 ini, TP PKK sudah melatih sekitar 200 orang Kader Paralegal Penggerak Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (Kader Perak). Mereka turun langsung, menangani kasus di masyarakat.

Baca Juga :  Perpustakaan Terakreditasi Jadi Kunci Bonus DAK, Jateng Dapat Rp17,6 Miliar

“Harapannya, 2026 ada banyak perbaikan untuk bisa berkolaborasi dengan UPTD, RPPA, sehingga bisa membantu Kecamatan Berdaya,” terangnya.

Tak hanya itu, imbuh Nawal, pihaknya juga memberikan pelatihan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga. Untuk itu, TP PKK Jateng sudah menggandeng Baznas, serta sejumlah OPD di provinsi ini. Pada 2026, juga telah diluncurkan Kelompok Usaha Berbasis Keluarga (Kapulaga) di Kabupaten Pekalongan.

“Ke depan, kami akan kolaborasikan dengan Dinas Sosial, untuk program Kelompok Usaha Bersama (Kube). Jadi, tidak hanya pelatihan, tapi juga membentuk usaha-usaha di masyarakat,” beber Nawal.

Pihaknya juga memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program Rabu Pon (Gerakan Ibu Menanam Pohon). Pada 2025 ini, Rabu Pon yang merupakan implementasi program Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman), menyasar lima kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Rembang, Purworejo, Banjarnegara, dan Sragen.

Baca Juga :  Pesan Natal Ahmad Luthfi: Toleransi Fondasi Jawa Tengah yang Harmonis

“Setelah dievaluasi, yang berhasil dengan baik adalah yang didampingi KWT (Kelompok Wanita Tani). Karenanya, untuk selanjutnya, KWT akan disertakan untuk kolaborasi, ikut mendampingi program Rabu Pon,” jelasnya.

Pada tahun ini, Nawal juga akan mendorong kerja sama pada program Pandu Cinta atau Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak Jawa Tengah. Kegiatan itu selaras dengan program unggulan nasional, yakni Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paaredi), khususnya dalam mencegah perkawinan anak.

Selain itu, masih ada program lainnya, seperti Kikis (Keluarga Indonesia Bebas Kemiskinan Extrem), Gemah Ripah (Gemar Olah Sampah Rizki Melimpah), PKK Sigab (Siaga dan Tanggap Bencana), Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil). Program tersebut juga untuk mendukung pembangunan Jawa Tengah yang dikomandani Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru