Bantuan Sosial dan Pangan Murah Jadi Fokus Pemprov Jateng Akhir Tahun Ini

- Reporter

Senin, 8 Desember 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menyalurkan sejumlah program bantuan sosial dan pengendalian harga pangan di Balai Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Senin, 8 Desember 2025.

Program tersebut meliputi penyerahan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), pemberian Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), pelayanan kesehatan spesialistik keliling (Speling), serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Seluruh rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, dan memperluas akses layanan dasar. Selain itu juga menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Dalam agenda tersebut, Pemprov Jateng menyerahkan bantuan KUBE senilai Rp 20 juta kepada satu kelompok usaha di Kelurahan Krobokan yang beranggotakan 10 orang.

Bantuan diberikan sebagai stimulan untuk pengembangan usaha ekonomi produktif, sekaligus memfasilitasi pendampingan dan peningkatan keterampilan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.

Selain dukungan terhadap usaha warga, Kelurahan Krobokan juga menerima bantuan 1 ton beras dari CPPD yang diperuntukkan bagi 100 keluarga miskin.

Baca Juga :  Ekonomi Halal dan Wisata Berkelanjutan Jadi Andalan Jateng 2027

Masing-masing keluarga mendapatkan 10 kilogram beras sebagai upaya antisipatif menghadapi kerawanan pangan, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi pada periode menjelang akhir tahun.

Di tempat yang sama, Gubernur Luthfi juga meninjau program Speling yang digabung dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sebagai catatan, kegiatan Speling hingga 5 Desember 2025 telah dilaksanakan sebanyak 814 kali di 748 desa, dengan sasaran lebih dari 81 ribu warga.

Menurut Ahmad Luthfi, program kesehatan keliling ini tidak hanya menyasar masyarakat dewasa,
Cm tetapi juga anak-anak usia dini. Gubernur menekankan pentingnya deteksi dini untuk mendukung tumbuh kembang anak.

“Yang kita lakukan hari ini adalah memastikan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat terpenuhi. Anak-anak PAUD bisa dideteksi sejak dini, misalnya kondisi mata atau kemampuan motorik. Untuk masyarakat dewasa, kita siapkan juga layanan kesehatan jiwa dan lainnya,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, perhatian terhadap kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terlebih menjelang masa Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga :  Tak Perlu Bayar BBNKB II, Balik Nama Motor Bekas di Jateng Gratis

“Alhamdulillah bisa ikut CKG dan Speling ini. Ini sangat membantu untuk anak. Saya jadi tahu kesehatan kita,” Adinda, warga Tawangmas.

Sementara itu, dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Pemprov Jateng menggelar Gerakan Pangan Murah di Krobokan. Pada kegiatan ini, disediakan berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau, mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, hingga bawang putih.

Total subsidi yang digelontorkan mencapai Rp 86,5 juta. GPM menjadi langkah penting untuk menekan inflasi pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pada Desember ini, dalam rangka HKBN Nataru, Pemprov Jateng juga menyalurkan subsidi pangan ke 39 kecamatan yang akses pangannya terbatas, khususnya di wilayah pinggiran dan daerah terpencil.

Total subsidi yang disalurkan meliputi, beras (195 ton), gula pasir (39 ton), minyak goreng (39.000 L), telur (19,5 ton), bawang merah (9,75 ton).*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru