Bambang Hartono Tutup Usia, Ahmad Luthfi: Sosok Inspiratif Bangsa

- Reporter

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3/2026). Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pengusaha nasional Bambang Hartono.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut melayat menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi bangsa.

“Kita sangat kehilangan tokoh nasional, pengusaha nasional dari wilayah kita. Ini menjadi duka yang mendalam,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat, khususnya Kudus, dirinya menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah bersama seluruh masyarakat, khususnya wilayah Kudus, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah beliau diterima,” katanya.

Jenazah Bambang Hartono sebelumnya tiba di Kudus pada Minggu (22/3) malam setelah sempat disemayamkan di Jakarta. Setibanya di GOR Djarum, peti jenazah disambut keluarga, kerabat, serta ratusan karyawan dalam suasana khidmat.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Ajak Suami Peduli Kesehatan Istri Selama Masa Kehamilan

Persemayaman di Kudus berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026. Masyarakat umum diberi kesempatan untuk melayat sebelum prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung di Rembang pada Rabu (25/3/2026).

Ahmad Luthfi mengenang almarhum sebagai pribadi yang konsisten berkontribusi sejak lama, bahkan sejak dirinya masih bertugas sebagai Kapolres. Menurutnya, kontribusi Bambang Hartono tidak hanya berhenti di sektor bisnis, tetapi juga menjangkau berbagai bidang sosial.

“Hari ini sejak saya menjadi Gubernur, melalui Pak Bupati, program mudik gratis juga didukung Djarum. Termasuk pengembangan green economy, Djarum menjadi salah satu yang mendunia,” ujarnya.

Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) di Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Djarum serta dunia usaha nasional.

Baca Juga :  Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Semasa hidupnya, Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia membesarkan Grup Djarum menjadi perusahaan besar yang merambah berbagai sektor, mulai dari industri rokok hingga perbankan.

Tak hanya di dunia bisnis, Bambang juga dikenal sebagai filantropis dan pecinta olahraga. Melalui PB Djarum dan Djarum Foundation, ia berperan besar dalam melahirkan atlet bulu tangkis berprestasi serta menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan.

Kepergian Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat yang merasakan manfaat dari kiprah dan dedikasinya selama ini.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru