Balik Rantau Gratis, Ahmad Luthfi Berangkatkan 320 Pemudik dari Stasiun Tawang

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberangkatkan peserta Balik Rantau Gratis dengan moda kereta api dari Stasiun Tawang, Semarang, Jumat, 27 Maret 2026. Program tersebut menjadi bagian dari fasilitasi pemerintah untuk membantu masyarakat, khususnya pekerja informal, kembali ke perantauan usai merayakan Lebaran di kampung halaman.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, arus balik tahun ini difasilitasi melalui moda kereta api dan bus. Khusus pada hari ini, pemberangkatan dilakukan dengan kereta api dari Stasiun Tawang.

“Hari ini kita pemberangkatan arus balik. Jadi arus balik kita gunakan kereta api,” ujar Gubernur didampingi Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, serta direksi Bank Jateng.

Ia menjelaskan, arus balik gratis dengan kereta api ini merupakan bagian dari skema pelayanan Pemprov Jateng bersama sejumlah pemerintah kabupaten, Bank Jateng, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, bantuan transportasi gratis sangat berarti bagi masyarakat pekerja informal yang sebelumnya telah menggunakan banyak pengeluaran selama mudik di kampung halaman.

“Mereka yang sudah mudik di Jawa Tengah, sudah belanja di kampungnya masing-masing, dia pulang itu uangnya sudah tipis. Sehingga dengan adanya balik gratis ini, mereka sangat senang sekali,” kata Ahmad Luthfi.

Pada pemberangkatan hari ini, sebanyak 320 penumpang diberangkatkan menggunakan empat gerbong kereta api. Ahmad Luthfi menyebut program ini merupakan bagian dari hadirnya negara, dalam hal ini Pemprov Jateng, di tengah kebutuhan masyarakat, terutama kelompok pekerja informal.

“Hari ini ada 320 penumpang dengan menggunakan empat gerbong, besok bus yang (lebih) banyak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Selain melepas peserta arus balik, Ahmad Luthfi juga menitipkan pesan kepada warga Jawa Tengah yang kembali bekerja di perantauan agar tetap menjaga semangat, bekerja keras, dan menaati hukum. Menurutnya, keluarga di kampung halaman menaruh harapan besar kepada mereka.

“Saya juga berpesan kepada masyarakat yang kerja di perantauan, kerja yang keras, kerja yang rajin, kemudian tidak melanggar hukum. Ingat di kampung masih menunggu keluarga kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, karakter masyarakat Jawa Tengah yang guyub, rukun, rajin bekerja, dan menjunjung toleransi harus terus dijaga sebagai modal sosial saat kembali ke perantauan.

“Jawa Tengah sejatinya adalah masyarakat yang guyub rukun, yang senang bekerja dan bertoleransi,” kata Gubernur.

Program arus balik gratis ini disambut antusias para peserta. Susanto, warga asal Pati yang merantau di Bekasi, mengaku program tersebut sangat membantu pengeluaran keluarganya. Tahun ini ia mudik bersama istri dan dua anaknya.

“Ini menghemat banget, membantu kami menekan pengeluaran,” ujarnya.

Susanto yang telah tinggal di Bekasi sejak 2002 mengatakan, dirinya sudah beberapa kali mengikuti program mudik gratis, namun sebelumnya selalu menggunakan bus. Adapun perjalanan arus balik dengan kereta api kali ini menjadi pengalaman pertama bagi keluarganya.

Ia mengaku senang karena kedua anaknya bisa merasakan pengalaman naik kereta jarak jauh untuk pertama kali.

“Senang, soalnya bisa ngajak anak-anak yang belum pernah naik kereta merasakan pengalamannya. Biasanya kan cuma naik commuter line,” katanya.

Baca Juga :  Capai Target Lebih Cepat, Bulog Jateng Terus Beli Gabah Petani

Ia berharap kuota program serupa ke depan dapat ditambah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Harapannya bisa diperbanyak lagi kuotanya. Terima kasih Pemerintah Jawa Tengah, minal aidin wal faizin,” ucap Susanto.

Hal senada disampaikan Nani Rusmalani, perantau asal Demak yang sehari-hari tinggal di Bogor. Ia bersama suaminya, Zainal Mubarok, mengikuti program balik gratis kereta api untuk pertama kalinya.

“Ini sangat membantu sekali. Terima kasih,” kata Nani.

Menurut Nani, sebelumnya saat mudik ke kampung halaman ia menempuh perjalanan menggunakan bus. Karena itu, pengalaman mengikuti arus balik gratis dengan kereta api kali ini terasa berbeda dan menyenangkan.

“Baru pertama kali ikut balik gratis kereta ini. Kemarin mudik pulang naik bus. Pengalamannya seru,” ujarnya.

Sementara itu, Zainal Mubarok mengaku biasanya ia mudik secara mandiri dengan biaya perjalanan yang tidak sedikit. Karena itu, program arus balik gratis sangat membantu dari sisi ekonomi.

“Biasanya mudik umum, habisnya sampai Rp1 juta seorang. Ikut mudik gratis ini alhamdulillah dari ongkos ekonomi lebih membantu,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jateng dan berharap ke depan jumlah gerbong yang disediakan untuk program mudik dan balik gratis bisa ditambah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Luthfi atas dukungannya. Harapan ke depan mudah-mudahan lebih banyak gerbong yang disediakan untuk yang mudik gratis,” tandasnya.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru