Ahmad Luthfi Siap Diskusi Rutin dengan Perantau di Jabodetabek

- Reporter

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi melakukan pembangunan di wilayahnya.

Bahkan, Ia siap menggelar diskusi dengan para perantau atau diaspora yang ada di wilayah Jabodetabek secara rutin, untuk saling tukar pikiran terkait pembangunan dan pengembangan potensi wilayah Jawa Tengah.

“Kita siapkan ruang diskusi tiap bulan untuk adik-adik mahasiswa dan teman-teman diaspora. Satu bulan sekali kita ketemu siap? Tapi harus datang, tidak boleh bolos lho ya,” kata Ahmad Luthfi saat acara Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan perantau. Mulai dari mahasiswa berbagai universitas, pekerja formal dan pekerja informal. Juga diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, BUMD, perwakilan rektor, serta perwakilan kepala daerah asal Jawa Tengah. Acara ini sekaligus menjadi titik tolak diskusi rutin yang nanti akan difasilitasi oleh Badan Penghubung (Banhub) Provinsi Jawa Tengah di Jakarta.

“Nanti Banhub kita yang akan menyiapkan ruang diskusi. Bupati dan wali kota atau wakilnya juga harus datang,” ujarnya.

Menurut Luthfi, dialog-dialog tersebut sangat penting untuk melakukan tukar pikiran terkait potensi wilayah Jawa Tengah. Pun terkait kolaborasi dalam pembangunan yang melibatkan seluruh potensi masyarakat asal Jawa Tengah di Jakarta atau perantauan.

Baca Juga :  Irma Suryani Sosialisasikan MBG di Oku Induk, Tekankan Pentingnya Gizi Anak Sejak Dini

“Dalam rangka membangun bersama-sama Jawa Tengah, perlu kita lakukan kolaborasi pertemuan-pertemuan yang rutin, agar memberikan suatu kontribusi kepada wilayahnya di 35 Kabupaten/kota,” jelasnya.

Selain itu, pertemuan rutin tersebut juga sebagai bentuk nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ngopeni dan melayani mahasiswa, pengusaha, dan masyarakat di perantauan.

Dialog atau diskusi rutin tersebut juga menjadi jawaban dari harapan mahasiswa dan masyarakat asal Jawa Tengah yang merantau di Jakarta dan sekitarnya. Seperti yang disampaikan oleh dua mahasiswa asal Jepara, Ismina Ifa dan Avi Layinussyifa, saat ditemui di lokasi.

Ismina Ifa mengaku bersyukur dengan adanya acara Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah tersebut. Hadirnya Gubernur Ahmad Luthfi dalam acara tersebut dapat menyatukan warga asal Jawa Tengah. Harapannya lebih banyak kolaborasi dan event-event lain yang melibatkan mahasiswa dan warga Jawa Tengah di Jakarta.

“Sangat luar biasa karena (ada UMKM) dari beberapa kota. Tadi juga sudah berkunjung ke stan Kabupaten Jepara karena saya dari Jepara, terus cek kesehatan juga. Sangat membantu warga Jawa Tengah yang berada di sini dengan fasilitas yang ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemerintah Kerahkan Kekuatan Gabungan Jaga Kelancaran Mudik

Avi Layinussyifa menambahkan, banyak komunitas mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Ia ingin kegiatan komunitas tersebut dapat didukung oleh Pemprov Jateng. Pertemuan rutin juga akan mengobati rindu dengan kampung halaman karena dapat berdialog tentang apapun termasuk perkembangan daerah masing-masing.

“Kebetulan mahasiswa Jawa Tengah ada komunitasnya yang kadang kumpul bareng. Kita merasa pulang ketika ada komunitas yang sama, terus bisa ngobrol soal daerah kita masing-masing, juga kita kadang pulang bareng, mudik bareng. Semoga lebih bisa dirangkul lagi komunitasnya atau mampir ke universitas-universitas yang banyak orang Jawa Tengah,” kata mahasiswi UIN Jakarta tersebut.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto Mangun Nagoro mengatakan, diaspora masyarakat Jawa Tengah di perantauan merupakan potensi luar biasa untuk membangun Jawa Tengah. Banyak program yang sebenarnya dapat dikolaborasikan antara Pemprov Jateng dengan masyarakat perantauan.

“Nongkrong atau ngobrol bareng Gubernur Jawa Tengah ini momen yang luar biasa untuk kepentingan memberikan informasi. Kalau bisa diaspora itu diajak ngobrol dengan tokoh-tokoh di daerah dan pengambil kebijakan,” katanya.*

Berita Terkait

Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan
Wamenko Polkam: Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan
942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri
Sekda Jateng Tekankan Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah Kunci Pendidikan Anak Berkualitas
Pimpin Peringatan HANI 2026, Menko Polkam Tegaskan Perang Melawan Narkotika Tanggung Jawab Bersama
Sekolah Rakyat Jateng Siap Dibuka 31 Juli, Pemprov Pastikan Fasilitas Tak Ala Kadarnya
PAUD EMAS Jawa Tengah Segera Diluncurkan, Posyandu Ikut Jadi Ruang Belajar Anak
Gus Yasin Ingin Pendidikan Vokasi Berkesinambungan dari SMP hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wamenko Polkam: Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:11 WIB

942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekda Jateng Tekankan Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah Kunci Pendidikan Anak Berkualitas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:43 WIB

Pimpin Peringatan HANI 2026, Menko Polkam Tegaskan Perang Melawan Narkotika Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru