Sekda Targetkan 52 Ribu ASN di Jateng Ikut E – Learning Integritas KPK RI

- Reporter

Senin, 8 Desember 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi bagian dari Piloting Program E – Learning Integritas bagi ASN Nasional yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara 12 lembaga bersama KPK RI, yang diadakan pada Senin, 8 Desember 2025 di Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Penandatanganan tersebut bersamaan dengan acara peluncuran Pemanfaatan E- Learning Petty Corruption serta Piloting Program E-Learning Integritas bagi ASN Nasional. Sebanyak lima kementrian dan delapan pemda, sepakat untuk mendukung E-Learning Petty Corruption di lembaga dan wilayahnya.

Pemprov Jateng juga berkomitmen untuk membawa 52 ribu ASN di Jateng agar terlibat dalam pemanfaatan E- Learning Petty Corruption. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi – Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Di Jawa Tengah ada 52 ribu ASN, tentu targetnya mereka bisa masuk dan ikut dalam pembelajaran ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Tekankan Peran Aktif Masyarakat Saat Sosialisasikan Program MBG di Desa Wana Makmur OKU Timur

Meskipun demikian, tentu saja pemahaman korupsi tidak hanya dari sisi pemerintah, namun juga sisi lain yang berhubungan. Misalnya, dunia usaha, atau unsur masyarakat yang menjalin mitra dengan pemerintah.

“Kalau masyarakat mengetahui apa saja sisi yang berlawanan dengan integritas, tentu akan dapat berinisiatif dan bisa mengingatkan,” tandasnya.

Sumarno mengingatkan, korupsi dimulai dari hal – hal kecil yang mengabaikan integritas. Selain itu, adanya peluang memberikan kesempatan korupsi tumbuh di tengah masyarakat.

“Dimulai dari hal-hal yang kecil yang sebenarnya tidak berintegritas tapi berjalan dengan waktu sehingga dianggap itu bukan korupsi. Inilah pentingnya e-learning sehingga masyarakat bisa memahami bahwa ini sebenarnya adalah korupsi,” ujarnya.

Dicontohkan Sumarno, hal yang sederhana, misalnya terlambat masuk kerja, nyontek di sekolah, hal itu merupakan bentuk awal dari ke-tidakintegritas-an.

Baca Juga :  Pimpin Peringatan HANI 2026, Menko Polkam Tegaskan Perang Melawan Narkotika Tanggung Jawab Bersama

Dia berharap, melalui e-learning, pembelajaran dari KPK lebih bisa diakses oleh semua pihak. Jika masyarakat dapat menghindari titik-titik kecil korupsi, mereka akan lebih kuat saat diberikan amanah yang lebih besar.

Salah satu langkah yang sudah dilakukan Pemprov Jateng, kata Sumarno, adalah dengan membentuk sekolah berintegritas. Sekolah tersebut menjadi titik awal untuk memulai integritas, yang harus dijaga dan tangguh menghadapi tantangan.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Setyo Budiyanto, mengatakan, E-Learning Petty Corruption merupakan upaya dalam menjaga integritas dan kompetensi bagi ASN Nasional. Ditargetkan, 5 juta ASN di Indonesia dapat mengakses program ini, sehingga muncul kesadaran untuk menghindari korupsi.

“Kalau bisa pemahaman anti korupsi menjadi salah satu persyaratan untuk meniti jabatan,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru