Kebakaran TPA Jatibarang, Tim Gabungan Jateng Lakukan Pemadaman dan Pendinginan

- Reporter

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, sejak Rabu (30/9) petang. Api hingga Kamis (1/10) siang belum sepenuhnya padam dan telah melanda sekitar 10 hektare lahan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah daerah dan sejumlah unsur terkait mengerahkan kekuatan gabungan untuk memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi terbakar.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.04 WIB. Luasan area terdampak terdiri atas sekitar delapan hektare di zona 1 dan 2 serta dua hektare di zona 3.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD Jateng mengerahkan sejumlah truk tangki air dan light tower. Operasi pemadaman juga melibatkan BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, pemadam kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, PMI, serta relawan.

Tim gabungan mengerahkan delapan unit pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman secara per zona. Selain itu, delapan unit penyuplai air dan alat berat diterjunkan untuk membantu mengurai serta menangani tumpukan sampah yang terbakar.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ingatkan ASN Tetap Solid dan Responsif Usai Libur Lebaran

Hingga Kamis siang, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kebakaran TPA Jatibarang menambah panjang catatan kejadian kebakaran di Jawa Tengah sepanjang 2026. Data BPBD Jateng periode 1 Januari hingga 27 September 2026 mencatat sebanyak 864 kejadian kebakaran.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 481 kejadian merupakan kebakaran hutan dan lahan, sedangkan 383 lainnya berupa kebakaran gedung dan permukiman. Data tersebut belum memasukkan kebakaran TPA Jatibarang yang terjadi pada 30 September.

Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Yang jelas kita menggandeng seluruh komponen masyarakat. Tapi yang lebih utama adalah mendidik masyarakat,” kata Ahmad Luthfi, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  56 Peserta Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng Periode 2027–2031

Luthfi mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau. Hal sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun meninggalkan lahan yang sedang dibakar dapat memicu kebakaran dan memperluas dampaknya.

“Tidak boleh sembarangan buang puntung rokok. Kemudian kalau membakar lahan ditungguin, tidak ditinggal dan lain sebagainya,” ujar Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Menurut Luthfi, penanganan kebakaran membutuhkan kolaborasi lintas instansi dan seluruh elemen masyarakat. Dalam kondisi tertentu, penanganan juga dapat diperkuat dengan dukungan pemerintah pusat.

Pesan tersebut menjadi penting di tengah masih tingginya kejadian kebakaran di Jateng. Selain penanganan ketika api telah muncul, kewaspadaan dan pencegahan dari masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk menekan risiko kebakaran, terutama selama kondisi kemarau.***

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling
Ribuan Bendahara KDKMP di Jateng Disiapkan agar Koperasi Dikelola Profesional

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet

Berita Terbaru