Friendship Run, Kuliner Gratis, dan GPM Meriahkan Penutupan HUT Jateng

- Reporter

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Ribuan warga tumplek blek memadati penutupan rangkaian peringatan HUT ke-81 Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Minggu, 30 Agustus 2026. Beragam acara dan layanan disuguhkan panitia kepada warga pada momentum tersebut.

Ribuan warga itu ada yang mengikuti Borobudur Friendship Run 5K, menikmati 4.500 porsi Soto Boyolali dan sego tumpang gratis, Gerakan Pangan Murah (GPM), pameran UMKM, senam bersama, cek kesehatan gratis, serta menikmati hiburan rakyat.

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan sesuai tema HUT ke-81 Jateng, “Jawa Tengah Wolung Pulo Siji, Gumregut Nyawiji”.

“Ini adalah bentuk dari apa yang selalu disampaikan Pak Gubernur Ahmad Luthfi, bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri, kita bukan Superman, tapi kita harusnya super tim,” kata Sumarno seusai mengikuti Friendship Run.

Menurutnya, semangat gumregut berarti bersemangat, sedangkan nyawiji berarti menyatu. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan mendorong kolaborasi.

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Wartawan, Ahmad Luthfi Perkuat Komitmen Transparansi Informasi Publik

“Jadi kita berkolaborasi, gumregut itulah bersemangat, nyawiji kita menyatu,” katanya.

Friendship Run sendiri menjadi bagian dari rangkaian menuju Bank Jateng Borobudur Marathon yang akan digelar pada 15 November 2026. Sekitar 1.000 peserta mengikuti lari sejauh 5 kilometer di Boyolali.

Sumarno mengatakan, olahraga juga menjadi salah satu cara mengajak masyarakat menjaga pola hidup sehat. Menurutnya, aktivitas fisik dapat membangun energi positif sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan integritas.

Selain olahraga, Sumarno menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi lokal. Sebanyak 4.500 porsi Soto Boyolali dan sego tumpang disediakan gratis bagi masyarakat.

“Ini bagian kita mempromosikan kuliner-kuliner di Boyolali,” katanya.

Menurutnya, Boyolali memiliki berbagai potensi yang bisa dikembangkan, mulai dari kuliner, susu, hingga wisata alam di kawasan lereng Merapi-Merbabu. Pengembangan olahraga berbasis alam seperti trail run juga dinilai dapat memperkuat sport tourism di Jawa Tengah.

Ia mengatakan, event olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk mendatangkan masyarakat dari luar daerah sehingga mereka ikut makan, berbelanja, dan menikmati destinasi wisata di Jateng.

Dukungan terhadap pelaku usaha lokal juga diberikan Bank Jateng. Direktur Bisnis Dana, Jasa, dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita mengatakan, pihaknya menghadirkan 10 UMKM yang telah diseleksi dan dikurasi. Mereka mendapat booth secara gratis sehingga bisa langsung mengakses pasar dan bertemu dengan ribuan masyarakat yang hadir.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Mengintai, Gubernur Luthfi Minta Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat

Menurut Anna, kehadiran event seperti ini menciptakan perputaran uang secara langsung sekaligus menjadi sarana edukasi transaksi digital bagi masyarakat.

Salah seorang peserta Friendship Run, Zida Haskaria mengaku antusias mengikuti gelaran ini. Ia memakai kostum unik sebagai petani sambil memanggul hasil bumi berupa pisang, daun singkong, singkong, telur, dan ubi-ubian.

“Saya dari Boyolali bagian utara yang rata-rata mayoritas adalah petani. Jadi ini hasil kebunnya saya bawa,” kata Zida.

Zida mengaku sengaja membawa hasil kebun sebagai bentuk representasi kehidupan masyarakat di wilayahnya. Ia tetap mampu menyelesaikan rute 5 kilometer dengan waktu sekitar 45 menit meski berlari sambil membawa berbagai hasil bumi.

“Untuk event-nya ini seru, rutenya juga asyik. Lima kilo itu terasa bahagia, enggak begitu capek karena enggak ada tanjakan cintanya,” ujarnya.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru