Gubernur Luthfi Beri Santunan Korban Tabrakan Kereta, Keselamatan Jadi Pesan Utama

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Tragedi di perlintasan sebidang Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Senin (20/7/2026), merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar dan melukai dua orang lainnya. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan duka mendalam, memastikan para korban mendapatkan penanganan terbaik, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak lagi mengabaikan peringatan saat melintasi jalur kereta api.

Korban meninggal dunia adalah HRA (9), warga Kaliasin, Kecamatan Semarang Utara. Sementara dua korban lainnya, ZIA (12) dan Rujito (45), mengalami luka di bagian kepala dan masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Kariadi Semarang.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh jajaran, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujar Luthfi, yang menggawangi Jawa Tengah dengan Wagub Taj Yasin.

Menurutnya, peristiwa itu menjadi duka yang sangat mendalam karena terjadi ketika anak-anak hendak berangkat sekolah pada awal tahun ajaran baru. Ia mengajak masyarakat mendoakan korban yang meninggal dunia serta berharap dua korban lainnya segera pulih.

Baca Juga :  Dapur Umum dan Logistik Aman, Pemprov Jateng Tanggap Banjir Pekalongan

“Kita doakan almarhum mendapatkan husnul khatimah. Untuk korban yang masih dirawat, semoga segera diberikan kesembuhan,” katanya.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Luthfi juga memastikan pemerintah hadir membantu keluarga korban. Ia memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan RSUP Dr Kariadi, agar seluruh proses penanganan medis terhadap korban berjalan optimal.

“Rumah sakit saya perintahkan untuk kita bantu penuh. Dinas Kesehatan segera berkoordinasi agar beban penderitaan keluarga dapat diringankan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika sepeda motor Honda Supra yang ditumpangi tiga orang melintas di perlintasan kereta api. Pada saat bersamaan, kereta barang melaju dari arah barat menuju timur.

Petugas penjaga perlintasan diketahui telah menutup palang pintu dan memberikan peringatan kepada pengguna jalan. Namun sepeda motor tetap melintas hingga bagian belakang kendaraan tertabrak kereta.

Baca Juga :  Jalur Nasional Jateng Dipadati Pemudik, 69 Titik Jadi Perhatian

Benturan keras membuat ketiga korban beserta sepeda motor terpental ke pembatas jalan. Seluruh korban dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri sebelum dilarikan ke RSUP Dr Kariadi.

Luthfi menegaskan, tragedi tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas dan tidak boleh dikalahkan oleh keinginan untuk terburu-buru.

“Apabila sudah ada tanda-tanda dari petugas. Apalagi sirene peringatan berbunyi, palang pintu belum turun sekalipun, masyarakat harus berhenti,” ujarnya.

Ia mengingatkan, kecepatan dan jarak kereta api kerap sulit diperkirakan oleh pengendara. Karena itu, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, sirene, serta arahan petugas menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan yang merenggut nyawa.

“Jangan sampai tragedi seperti ini terulang kembali. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” ungkap Luthfi.**

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru