DWP Jateng Hidupkan Kembali Layanan Penitipan Anak Lewat Dharma Daycare

- Reporter

Senin, 29 Juni 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekda Jateng Sumarno berharap, Dharma Daycare, yang dikelola Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah, bisa menjadi pilot project dan percontohan untuk daycare yang lain. Di sini anak yang dititipkan mendapatkan edukasi mengenai akhlak, pelatihan motorik halus, dan motorik kasar.

Hal itu ditegaskan Sumarno dalam Launching Dharma Daycare DWP Provinsi Jawa Tengah, di Jalan Menteri Supeno 2 B Semarang, Senin, 29 Juni 2026.

Sumarno mengatakan, Dharma Daycare merupakan wujud kontribusi Dharma Wanita Jawa tengah untuk membantu keluarga dengan suami istri yang bekerja. Keluarga yang baru saja memiliki anak, bisa menitipkan anak-anaknya dengan jaminan pola pengasuhan yang semestinya.

“Kami sangat berharap pada Dharma Daycare ini, semua unsur harus terpenuhi, sehingga menjadi pilot project dan menjadi percontohan untuk daycare yang lain,” katanya.

Dia mengapresiasi dukungan yang diberikan untuk Dharma Daycare, dalam mendukung pendidikan, pola pengasuhan, tumbuh kembang dan aspek kesehatan anak.

Baca Juga :  Stop Hoaks, Gubernur Luthfi Ajak Masyarakat Kritis Menyaring Informasi Digital

Ketua DWP Jateng Indah Sumarno, menjelaskan, sebelumnya DWP Jateng sudah merintis penitipan anak di gedung yang sama. Namun seiring waktu, harus terhenti karena Covid 19.

“Alhamdulillah di tahun ini kita kembali bisa menghidupkan daycare dengan nama yang baru, dan suasana baru. Dharma Daycare adalah nama yang kita pilih sesuai dengan pengelola yaitu Dharma Wanita Kesatuan Provinsi Jawa Tengah,” terang isteri Sekda ini.

Melalui Dharma Daycare, dia berharap dapat memberikan solusi bagi keluarga muda sehingga bisa menitipkan anaknya. Tidak hanya itu, anak-anak yang dititipkan juga bisa mendapatkan edukasi mengenai akhlak, pelatihan motorik halus, dan motorik kasar.

“Sehingga orang tua yang menitipkan merasa tenang bisa bekerja dengan maksimal, tidak ada kekhawatiran, dan anak-anak juga dapat teredukasi dengan baik,” lanjutnya.

Indah menambahkan jika Dharma Daycare mengutamakan misi sosial. Oleh karenanya, biaya yang dikenakan pun sangat bersahabat dibandingkan fasilitas komplit yang tersedia.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Rayakan Lebaran dengan Cara Berbeda, Bersama Anak Panti dan Difabel

“Untuk saat ini, bagi anak-anak full day kita Rp1 juta, sudah termasuk makan siang dan snack sore,” jelasnya.

Adapun fasilitas yang disediakan antara lain, alat peraga edukatif, permainan edukasi untuk stimulasi motorik halus. Juga disediakan fasilitas kamar mandi dan wastafel yang disesuaikan untuk ukuran anak.

Dharma Daycare juga menyediakan ruang tidur yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Termasuk ruangan bayi pun disediakan pada kamar tesendiri. Sedangkan kesehatan anak, didukung dengan menggandeng mitra kesehatan, dokter gigi dan dokter spesialis anak.

“Ke depan kami juga akan menggandeng psikolog untuk bisa bersama-sama memantau perkembangan tubuh kembang anak-anak yang dititipkan di sini. Jadi, ketika misalnya ada permasalahan, nanti kita bantu untuk mencari permasalahannya ada di mana, sehingga bisa teratasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak sejak dini,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru