Pemprov Jateng Apresiasi Penghafal Kitab Suci, Taj Yasin: Terbuka untuk Semua

- Reporter

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan penghargaan (tali asih) kepada para penghafal kitab suci. Tidak hanya bagi hafiz Al-Qur’an, program tali asih juga terbuka bagi seluruh penghafal kitab suci dari semua agama.

Namun hingga pertengahan 2026, belum ada penghafal kitab suci selain Al-Qur’an yang mengajukan diri sebagai penerima program tersebut.

“Program tali asih ini bukan khusus Al-Qur’an. Tetapi bagi orang-orang yang menghafalkan kitab suci sesuai agamanya. Namun belum pernah ada mengajukan, baik Injil, Taurat atau yang lainnya,” ujar Gus Yasin, saat menghadiri Haflah Haul dan Khotmil Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin, Lanji, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Minggu (28/6/2026).

Dalam sehari, Gus Yasin berkeliling ke tiga pondok pesantren di Kabupaten Kendal untuk menyerahkan tali asih kepada 25 penghafal 30 juz Al-Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Baca Juga :  Lebih dari 1.500 Pelari Ramaikan Kebumen Geopark Trail Run 2026, Putaran Ekonomi Capai Rp1,5 Miliar

Sebanyak 12 hafiz menerima tali asih di Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin, Kecamatan Patebon. Enam hafiz menerima penghargaan di Pondok Pesantren Fatkhu Ulumil Qur’an, Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring.

Sementara tujuh hafiz lainnya menerima tali asih dalam rangkaian Wisuda Khotmil Qur’an ke-4 dan Haul Para Masyayikh Pondok Pesantren Daar Al-Qur’an Pucakwangi, Kecamatan Pageruyung.
Masing-masing penghafal Quran menerima Rp 1 juta.

Menurut Gus Yasin, penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang menjaga kitab suci dengan selalu menjaga dan menghafalkannya.

Ia menegaskan, program tali asih tidak membedakan agama. Siapa pun yang mampu menghafalkan kitab sucinya berhak memperoleh apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami ingin memberikan penghormatan kepada siapa saja yang menjaga kitab sucinya. Program ini terbuka untuk semua penghafal kitab suci,” tegasnya.

Baca Juga :  Bus Trans Jateng Ruas Magelang-Temanggung Beroperasi 2027, Jepara-Pati 2028

Selain menyerahkan tali asih, Gus Yasin mengapresiasi kepada para pengasuh pondok pesantren. Karena, mereka memiliki peran besar dalam mencetak generasi Qurani. Pemahaman tentang Al Quran juga penting bagi kehidupan para santri untuk masa depan mereka.

Ia pun berpesan agar para hafiz tidak berhenti pada pencapaian menghafal 30 juz. Melainkan terus menjaga hafalannya, dan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

“Semoga semakin semangat menghafal, semakin sering khatam Al-Qur’an,” pesannya.

Di hadapan para ulama, santri, dan masyarakat, Gus Yasin juga memohon doa agar penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah senantiasa diberi kelancaran dan keberkahan. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Kami mohon doa untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, semoga jalannya pemerintahan selalu mendapatkan barokah dari Al-Qur’an,” pungkasnya.***

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru