Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Wagub Jateng Jadi Sasaran Pendataan Perdana

- Reporter

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), adalah pejabat pertama Pemprov Jateng yang menjadi sasaran survey door to door dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Taj Yasin diharapkan menjadi role model dari pendataan hari pertama.

Dalam kegiatan ini, Badan Pusat Statistik menggelar Sensus Ekonomi 2026 pada 15 Juni-31 Agustus 2026. Pendataan ini menyasar seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia dengan mengisi kuesioner daring Sensus Ekonomi 2026.

Taj Yasin menerima dua petugas survey yang melakukan pendataan di rumah dinas Jalan Rinjani, Kota Semarang, Senin 15 Juni 2026.

Kedua petugas sensus dengan seksama melakukan wawancara untuk pengisian data ekonomi untuk keluarga Taj Yasin.

Petugas, juga memperkenalkan diri, mengenakan tanda pengenal resmi (ID card) dari BPS, serta mengenakan rompi khusus Sensus Ekonomi. Juga menunjukkan surat tugas resmi dari kantor BPS setempat. Keduanya membawa perangkat gadget untuk melakukan wawancara Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).

Baca Juga :  Pemprov Jateng Gandeng NTU Singapura, ASN Berpeluang Kuliah S2 dan Kursus Internasional

Usai melakukan pengisian, Taj Yasin mengajak masyarakat di Jawa Tengah untuk menyambut kedatangan petugas sensus yang melakukan pendataan ekonomi. Menurutnya, pendataan akan dijamin kerahasiaannya.

“Harapannya, melalui sensus ini negara semakin mudah melakukan program ekonomi untuk masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah. Ayo dukung Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Seusai acara, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Dr Ali Said, mengatakan, tanggal 15 Juni 2026, merupakan hari pertama sensus ekonomi yang dilakukan door to door. Petugas sensus ada dua orang. Terdiri dari petugas yang melakukan interview dan petugas pengawas.

Dia menjelaskan, petugas akan menanyakan tentang kondisi ekonomi, sosial, ekonomi, keluarga, pendapatan, baik gaji ataupun tunjangan yang diterima. Selain itu petugas juga akan menanyakan kondisi perumahan. Termasuk aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh anggota keluarga, jika ada yang memiliki usaha berbasis digital (usaha online).

Baca Juga :  Idul Adha di Huntara Tegal, Ahmad Luthfi Bawa Sapi Kurban Pribadi Seberat 906 Kilogram

“Misalnya kalau ada anggota rumah tangga yang jualan online atau YouTuber atau influencer dan sebagainya,” ujarnya.

Said menjelaskan, petugas Sensus Ekonomi 2026 akan melakukan pendataan door to door mulai tanggal 15 Juni sampai dengan 31 Agustus 2026.

Sensus ini dalam rangka mendata sosial ekonomi keluarga dan usaha berbasis rumah tangga. Sensus serupa juga dilakukan pada lokasi usaha, jika tidak berada satu lokasi dengan rumah tangga.

Jumlah petugas sensus ekonomi 2026 di Jawa Tengah sebanyak 36.891 orang. Dia berharap, pendataan terhadap Wagub dapat menjadi role model atau contoh bagi masyarakat, agar mau menerima petugas yang datang.

Petugas sensus, Anggita dan Hapsari, awalnya mengaku cukup gugup saat interview Wakil Gubernur di rumah dinas. Namun, keduanya bersyukur karena pendataan berjalan lancar.

“Harapannya ke depan warga lebih percaya dengan petugas lapangan. Jadi memberikan data sesuai fakta yang ada,” ujar Anggita.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru