Menteri Airlangga dan OJK Puji Jateng, Swasembada Pangan dan Ekonomi Moncer

- Reporter

Senin, 25 Mei 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Otoritas Jasa keuangan (OJK) kompak memberikan pujian pada Jawa Tengah.

Dua capaian kinera Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang duet wagub Taj Yasin, menjadi penyebabnya, yakni strategi program swasembada pangan dan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi diatas nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyebut, Gubernur Ahmad Luthfi memiliki program swasembada pangan berdasarkan hasil pemetaan potensi daerah Jawa Tengah. Hal ini tidak gampang, karena ada dua langkah yang harus dilakukan lebih dahulu. Pertama memetakan semua potensi daerah, dan kedua upaya menyusun program untuk menyukseskannya.

“Pak Luthfi punya program padi dan jagung (swasembada pangan) yang mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Frederica saat membuka acara Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” yang digelar di Balai Kartini Grand Ballroom Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Hadir dalam acara itu Menteri Airlangga Hartarto, Wamenkeu Juda Agung, dan Ketua Komisi II DPR RI Mukhamad Misbakhun, serta sejumlah kepala daerah di Indonesia.
Gubernur Ahmad Luthfi ditunjuk OJK menjadi salah satu narasumber dan memaparkan hasil kerjanya di bidang swasembada pangan.

Baca Juga :  BULOG Tembus 3 Juta Ton Pengadaan Beras, Semarang Catat Capaian Positif

Menurut Frederica, capaian produksi padi di Jawa Tengah hingga April 2026 ia nilai luar biasa. Per Triwulan I 2026 telah mencapai 4.696.422 ton atau sekitar 44,48 persen dari target tahunan sebesar 10,5 juta ton. Poin plus lainnya adalah, Jawa Tengah menjadi salah satu penghasil beras tertinggi dan menyokong pangan nasional.

Keberhasilan program swasembada pangan secara tidak langsung turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Menariknya, kata Frederica, pertumbuhan ekonomi yang besar di daerah akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi di level nasional. Targetnya adalah menjadikan negara Indonesia maju dengan pendapatan tinggi di 2045.

Sebagai catatan, pertumbuhan perekonomian di Jateng yakni di atas angka nasional di Triwulan I 2026, yakni sebesar 5,89% berbanding 5,61%. Menurut Frederica, strategi yang dijalankan Gubernur Ahmad Luthfi adalah wujud komitmen kuat memajukan wilayah sesuai dengan potensi yang dimiliki. Selanjutnya OJK juga mendorong sektor jasa keuangan ikut serta mendukung program yang telah dijalankan di daerah.

Baca Juga :  Menko Polkam Tekankan Peran Pers Jaga Persatuan dan Stabilitas Bangsa

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tak ketinggalan memberikan pujian pada daerah yang berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi di atas nasional, salah satunya Jawa Tengah.

“Kalau daerah (pertumbuhan ekonomi) di bawah nasional, akan jadi bandul (memperberat),” ujarnya.

Dalam paparan di acara konferensi tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan untuk mencapai swasembada pangan 2026 mesti ada upaya lebih jika dibandingkan 2025.

Lantaran di 2025 musim hujan di Jateng cukup lama, sementara di 2026 ini diprediksi bakal dilanda kemarau lebih panjang. Untuk mengatasinya, ia telah memerintahkan OPD di Jateng guna mempersiapkan ketersediaan air untuk pertanian.

Langkah kedua adalah menyiapkan petani milenial. Caranya, dengan melatih petani-petani muda melalui Program Kecamatan Berdaya. Langkah itu dilakukan dengan cara berkolaborasi bersama Kementerian Pertanian.

Hal lain yang dipaparkannya adalah upaya Pemprov Jateng untuk mengangkat UMKM naik kelas melalui pelatihan, permodalan hingga pendampingan penjualan produk.***

Berita Terkait

Wagub Taj Yasin Pastikan Penutupan MTQ Nasional 19 September Lebih Meriah
Tampil Perdana di MTQ Nasional, Bagas Hadapi Tantangan Tafsir dalam Tiga Bahasa
Dari Jateng, MTQ Nasional Gaungkan Perdamaian ke Dunia
Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau, MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian
MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia
Dewan Hakim MTQ Nasional 2026 Dikukuhkan, Menag Dorong Standar Penilaian MTQ Mendunia
MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Jateng Bergerak Lagi, Lima Truk Bantuan Tahap Dua Menuju NTT

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:43 WIB

Wagub Taj Yasin Pastikan Penutupan MTQ Nasional 19 September Lebih Meriah

Selasa, 15 September 2026 - 13:38 WIB

Tampil Perdana di MTQ Nasional, Bagas Hadapi Tantangan Tafsir dalam Tiga Bahasa

Senin, 14 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Jateng, MTQ Nasional Gaungkan Perdamaian ke Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 11:01 WIB

Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau, MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian

Minggu, 13 September 2026 - 10:52 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru