Ulama NU se-Jatim Sepakati Lima Sikap Jelang Muktamar Ke-35

- Reporter

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI – Forum Rais Syuriyah Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur melahirkan lima rekomendasi penting untuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Kamis (7/5/2026). Salah satu poin paling mencolok ialah usulan agar Muktamar Ke-35 NU digelar di lingkungan pesantren, bahkan diusulkan berlangsung di Ponpes Lirboyo.

Pertemuan tersebut dihadiri para Rais Syuriyah PCNU se-Jawa Timur, serta sejumlah perwakilan PWNU dari daerah lain seperti DIY dan Jawa Tengah. Forum disebut sebagai inisiatif Pondok Pesantren Lirboyo untuk menjaga kemaslahatan jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Rais Syuriyah PBNU, KH Muhibbul Aman Ali, menegaskan bahwa forum tersebut tidak memiliki agenda politik tertentu, melainkan murni demi kebaikan organisasi.

“Pertemuan tadi mengundang Rais Syuriyah PCNU seluruh Jawa Timur. Hadir juga Rais Syuriyah PWNU DIY, PWNU Jawa Tengah, dan beberapa PWNU lainnya. Pertemuan ini untuk kemaslahatan NU. Tidak ada yang lain, semuanya demi kebaikan NU,” ujar KH Muhibbul Aman Ali didampingi Katib Syuriyah PBNU KH Athoillah Sholahuddin Anwar, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga :  Pemprov Jateng Perkuat UMKM Hadapi Dampak Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Biaya

Dalam forum itu, para ulama menyepakati lima rekomendasi untuk PBNU menjelang agenda besar organisasi, termasuk Munas, Konbes, dan Muktamar Ke-35 NU.

Rekomendasi pertama meminta PBNU segera melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas), Konferensi Besar (Konbes), dan Muktamar Ke-35 NU secara baik, bersih, transparan, serta menjunjung tinggi etika organisasi dengan berpedoman pada AD/ART dan seluruh peraturan perkumpulan NU.

Kedua, forum meminta PBNU segera menggelar rapat pleno sebelum pelaksanaan Munas dan Konbes.

Ketiga, forum meminta agar PBNU melibatkan unsur Mustasyar PBNU dalam pengambilan keputusan strategis menuju Muktamar sebagai bentuk penghormatan terhadap kebijaksanaan para ulama sepuh.

Baca Juga :  Cek Langsung ke Samsat, Ombudsman Pastikan Pajak Kendaraan Sesuai Aturan

“Supaya setiap keputusan tetap berada dalam koridor kearifan dan tradisi ulama,” demikian salah satu poin yang mengemuka dalam forum tersebut.

Poin keempat menegaskan bahwa NU merupakan “pesantren besar”, sementara pesantren adalah “NU kecil”. Karena itu, Muktamar Ke-35 dinilai ideal jika dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren guna menguatkan kembali ruh perjuangan dan tradisi keilmuan NU.

Adapun rekomendasi kelima, forum secara khusus mengusulkan Pondok Pesantren Lirboyo sebagai tuan rumah Muktamar Ke-35 NU. Lirboyo dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam kaderisasi ulama, pengembangan keilmuan, serta pengabdian terhadap Nahdlatul Ulama.

“Alhamdulillah, ada lima rekomendasi yang tadi disepakati seluruh peserta. Hampir seluruh PCNU di Jawa Timur dari unsur syuriyah hadir semuanya,” jelas KH Muhibbul Aman Ali.*

Berita Terkait

Usai MTQ Nasional, Wagub Jateng Taj Yasin Berharap Ada Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan
Jateng Cetak Dua Prestasi: Sukses Gelar MTQ Nasional dan Peringkat Runner Up
MTQ Dibanjiri Pesan Positif, Ahmad Luthfi: Sembilan Hari Jateng Adem dan Tenteram
Lompatan Besar Kafilah Jateng: Dari Peringkat 16 ke Posisi Kedua Nasional
Final MTQ Nasional XXXI Berlangsung Khidmat, Ribuan Warga Bertahan hingga Usai
Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:44 WIB

Usai MTQ Nasional, Wagub Jateng Taj Yasin Berharap Ada Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

Jateng Cetak Dua Prestasi: Sukses Gelar MTQ Nasional dan Peringkat Runner Up

Minggu, 20 September 2026 - 08:15 WIB

MTQ Dibanjiri Pesan Positif, Ahmad Luthfi: Sembilan Hari Jateng Adem dan Tenteram

Minggu, 20 September 2026 - 06:56 WIB

Lompatan Besar Kafilah Jateng: Dari Peringkat 16 ke Posisi Kedua Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

Final MTQ Nasional XXXI Berlangsung Khidmat, Ribuan Warga Bertahan hingga Usai

Berita Terbaru