MBG Disosialisasikan di Desa Mangun Sari, Irma Suryani Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang

- Reporter

Selasa, 28 April 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Sumatera Selatan – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sukses diselenggarakan di Desa Mangun Sari, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, pada Senin, (27/4). Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Irma Suryani, anggota DPRD Kabupaten Lahat, perwakilan Badan Gizi Nasional, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani menegaskan pentingnya program MBG sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: Desa Bagelen Bukti Kuatnya Ikatan Jawa Tengah dan Lampung

“Kita menyadari bahwa di lingkungan desa masih ada tantangan dalam pemenuhan gizi seimbang, baik karena keterbatasan pengetahuan maupun kondisi ekonomi. Oleh karena itu, kehadiran program ini menjadi sangat penting dan relevan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. “Gizi yang baik berperan penting dalam perkembangan otak dan fisik anak. Program ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Selain itu, Irma Suryani turut menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program agar berjalan sesuai aturan. “Jika ada pelaksana di lapangan yang tidak bekerja sesuai ketentuan, harus ditindak tegas. Ini menyangkut penggunaan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Menteri Airlangga dan OJK Puji Jateng, Swasembada Pangan dan Ekonomi Moncer

Program MBG diharapkan mampu mengurangi angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar anak, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, program ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa.

Program MBG diharapkan dapat menjadi katalis dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas. Seluruh pihak yang hadir juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawal keberhasilan program ini.***

Berita Terkait

Wagub Taj Yasin Pastikan Penutupan MTQ Nasional 19 September Lebih Meriah
Tampil Perdana di MTQ Nasional, Bagas Hadapi Tantangan Tafsir dalam Tiga Bahasa
Dari Jateng, MTQ Nasional Gaungkan Perdamaian ke Dunia
Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau, MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian
MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia
Dewan Hakim MTQ Nasional 2026 Dikukuhkan, Menag Dorong Standar Penilaian MTQ Mendunia
MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Jateng Bergerak Lagi, Lima Truk Bantuan Tahap Dua Menuju NTT

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:43 WIB

Wagub Taj Yasin Pastikan Penutupan MTQ Nasional 19 September Lebih Meriah

Selasa, 15 September 2026 - 13:38 WIB

Tampil Perdana di MTQ Nasional, Bagas Hadapi Tantangan Tafsir dalam Tiga Bahasa

Senin, 14 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Jateng, MTQ Nasional Gaungkan Perdamaian ke Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 11:01 WIB

Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau, MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian

Minggu, 13 September 2026 - 10:52 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru