Aglomerasi Wisata Jateng Dimulai dari Borobudur dan Sekitarnya

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Kawasan wisata di Jawa Tengah bersiap naik kelas. Tiga destinasi unggulan, Candi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, akan diintegrasikan dalam satu konsep aglomerasi pariwisata untuk memperkuat daya tarik sekaligus menggerakkan ekonomi kawasan.

Gagasan tersebut mengemuka dalam peninjauan kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang, Minggu (19/4/2026). Penataan terpadu ini diharapkan mampu menjadikan wisatawan tinggal lebih lama, dan menciptakan efek berganda bagi pelaku usaha lokal.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, Borobudur bukan sekadar destinasi wisata, melainkan warisan budaya dunia yang harus terus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Situs ini telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia, sekaligus menjadi pusat interaksi budaya, sejarah, dan keagamaan.

Baca Juga :  Jateng Siapkan Perlindungan Petani, dari Asuransi Puso hingga Bantuan Benih

“Borobudur adalah kebanggaan bangsa. Kita harus nguri-uri budaya sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi meninjau langsung perawatan candi serta mendengarkan paparan petugas terkait struktur dan relief, termasuk arah pengembangan kawasan. Ia menilai, potensi Borobudur tak hanya pada aspek sejarah, budaya, dan arkeologi, tetapi juga sebagai magnet wisata global.

Selain menjadi destinasi wisata, kawasan Borobudur juga rutin digunakan untuk kegiatan keagamaan umat Buddha, termasuk perayaan Waisak yang dihadiri ribuan umat dari dalam dan luar negeri.

Berbagai agenda lain seperti ajang olahraga Internasional Borobudur Marathon yang sudah masuk dalam kalender maraton dunia. Ada juga kirab pusaka yang baru saja digelar Kementerian Kebudayaan, hingga kegiatan seni budaya lain yang turut menghidupkan kawasan tersebut.

Baca Juga :  Sambut MTQ Nasional, UKM Jateng Corner Berbenah dan Siap Tawarkan Beragam Produk Unggulan

“Candi Borobudur merupakan satu kebanggaan bangsa Indonesia yang perlu kita tonjolkan, dan dikenal di dunia,” kata Ahmad Luthfi.

Keberadaan Candi Borobudur sebagai denyut nadi budaya dan ekonomi masyarakat, mendorong upaya pengembangan kawasan yang akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Pemerintah pusat telah melakukan penataan kawasan inti Borobudur, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan wilayah penyangga. Melalui konsep aglomerasi, Borobudur akan menjadi pusat yang terhubung dengan Kopeng dan Rawa Pening sebagai destinasi pendukung.

Konsep ini masih dalam tahap pematangan dan terus dikoordinasikan dengan kementerian terkait. Pemerintah provinsi menargetkan integrasi kawasan wisata ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di sekitarnya.

“Aglomerasi wisata ini akan kita kembangkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru