Gus Yasin: Alumni Alste Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pembangunan di Jawa Tengah membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak. Terutama para pemikir yang dapat melahirkan strategi agar Jawa Tengah semakin maju.

“Salah satunya dengan merajut kembali para alumni sekolah lintas generasi untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah. Semakin terkoneksi akan banyak program pemerintah pusat yang dihadirkan di Jawa Tengah, sehingga Jateng semakin maju,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, saat membuka Rapat Kerja Nasional Alste Indonesia, Sabtu, 18 April 2026, di Wisma Perdamaian.

Alste adalah organisasi alumni SMA Negeri 3 Semarang. Organisasi lintas angkatan ini berkomitmen untuk berbakti, menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk kemajuan bangsa.

Rakernas Alste, kata Gus Yasin, sapaan akrabnya, diharapkan akan muncul program yang luar biasa. Melalui andil para almuni SMA dari Jawa Tengah, akan semakin banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat.

Gus Yasin memberikan apresiasi kepada para alumni yang aktif dalam organisasi alumni pendidikan. Menurutnya, tanpa adanya pendidikan tidak mungkin negara ini bisa maju. Tanpa adanya pendidikan negara ini tidak bisa bertahan.

Baca Juga :  Pantauan Forkopimda: Malam Takbiran di Jateng Tertib Tanpa Kejadian Menonjol

Apresiasi juga diberikan atas peluncuran aplikasi Go Alste. Aplikasi ini berisi sharing kegiatan, informasi, serta wirausaha yang tergabung dalam Alste Indonesia, dari semua lintas angkatan.

“Apalagi tadi ada program bagaimana menumbuhkan pembangunan bangsa ini mulai dari real estatenya. Jika bicara perumahan, bukan hanya tentang mengembangkan perumahan yang nyaman akan tetapi juga perumahan yang efisien,” ujarnya.

Melalui sentuhan para alumni, diharapkan semakin banyak kemajuan bagi pembangunan Jawa Tengah. Sebagai contoh, Kota Semarang, yang saat ini menjadi destinasi wisata dengan ikon Kota Lama.

Saat ini sudah tidak ada pemandangan kabel karena sudah menggunakan sistem tanam. Model ini juga sudah mulai diikuti oleh beberapa daerah, antara lain Purwokerto.

“Harapan kami juga nantinya bisa menular di Kabupaten Kota di Jawa Tengah ada 35 kabupaten,” kata Gus Yasin.

Sementara itu, Ketua Umum Alste Indonesia, Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan, Go Alste merupakan terobosan yang akan dimanfaatkan untuk berbagi lintas alumni. Baik sharing kegiatan, informasi, foto, dan wirausaha.

Baca Juga :  PLN UIP JBT Turut Ambil Bagian dalam Penanaman Ribuan Pohon di Jawa Barat dan Jawa Tengah

“Karena di aplikasi Go Alste ini nanti akan dengan jelas semua terpampang siapa punya apa, siapa butuh apa, siapa pengin apa ada di aplikasi ini. Dan aplikasi ini kita persembahkan untuk teman-teman Alste Indonesia agar senantiasa solid dan bermanfaat untuk semua,” kata Kukrit.

Dia menegaskan, Alste Indonesia bukan sekadar organisasi alumni, tetapi juga memiliki sub organisasi. Alste Institute misalnya, berisi profesor, dosen, serta tokoh dan pakar. Mereka akan dapat berjumpa untuk membahas dan membawa solusi bagi permasalahan bangsa.

Selain itu, ada juga Alste Medika, yang menjadi wadah bagi bagi para dokter alumni SMAN 3 Semarang. Adapun Alste Akademika akan menjadi wadah bagi para rektor, dan profesor alumni yang berada di seluruh Indonesia.

“Semua ujungnya adalah membawa manfaat bagi kemajuan bangsa,” kata Kukrit.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan para guru SMAN 3 Semarang, dan diramaikan dengan bazar UMKM.*

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru