PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan operasional bisnis yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Atas langkah konkret tersebut, PGN Group berhasil meraih 4 (empat) Emas dan 5 (lima) PROPER Hijau pada Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Penghargaan PROPER atas pengelolaan dan inovasi sosial – lingkungan (CSR) secara konsisten yang berdampak besar bagi masyarakat dan berkelanjutan. Daftar PGN Group yang mendapatkan PROPER Emas:
1. PGN Stasiun Pagardewa
2. Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area (OKA)
3. Pertamina Gas (Pertagas) Operation East Java Area (OEJA)
4. Pertamina Gas (Pertagas) Operation South Sumatera Area (OSSA)

Sedangkan PROPER Hijau diberikan atas pengelolaan lingkungan yang melampaui dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance). Daftar PGN Group yang mendapatkan PROPER Hijau:
1. Pertamina Gas (Pertagas) Operation West Java Area (OWJA)
2. PGN Stasiun Panaran
3. PGN Stasiun Cimanggis
4. PGN Sales and Operation Region III
5. Saka Energi Indonesia

Baca Juga :  Upah Minimum Provinsi hingga Sektoral Jateng 2026 Ditetapkan Bersamaan pada 24 Desember

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Transformasi ini menjadi pondasi penting bagi masa depan industri nasional, dimana pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat berjalan dalam satu arah yang tidak terpisahkan.

“PROPER Emas dan Hijau yang didapatkan tahun ini merupakan bukti konsistensi PGN Group tidak hanya fokus pada ketahanan energi nasional, tetapi juga berdedikasi terhadap penurunan emisi, efisiensi energi, pelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami percaya bahwa keberlanjutan bisnis gas bumi harus berjalan selaras dengan kelestarian ekosistem sekitar,” ujar Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto.

Capaian ini tentunya juga didukung oleh berbagai inovasi unggulan dalam membantu masyarakat agar lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi dengan mengoptimalkan hasil bumi di lingkungan, program pelatihan keterampilan bagi masyarakat serta pengembangan pengembangan ekonomi kreatif berbasis energi bersih.

Salah satu penghargaan PROPER Emas diberikan kepada Stasiun Kompresor Gas Pagardewa di Sumatera Selatan berkat program inovatif Pesona Tani Dewa (Pertanian Sustainable, Optimal, dan Adaptif Petani Pagardewa) yang dilaksanakan di Desa Pagardewa, Lubai Ulu, Muara Enim, Sumatera Selatan. Program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya pendapatan petani karet, produktivitas kebun yang menurun dan ancaman kebakaran lahan.

Baca Juga :  Zulkifli Zaini Jabat Komisaris Utama, Bank Mandiri Pertebal Pengawasan

Selain itu, Pertagas OKA, salah satu area operasi Pertagas menjalankan berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Inovasi yang dilakukan yaitu PERSOFEXT (Personal Fire Extinguisher) yang mampu menurunkan penggunaan air sebesar 4m³, Inovasi Pipa Distribusi WTP desa Karya Jaya yang telah mengurangi timbunan sampah sebesar 0,01038 Ton, serta Industrial Wipes sebagai pengganti kain majun yang dapat mengurangi timbulan limbah B3 sebesar 34,2 kg per tahun.

“PGN Group berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan hidup dan merangkul masyarakat sebagai mitra strategis dalam menggerakan ekonomi secara lebih inklusif. Hal ini juga menjadi bagian dari kontribusi aktif PGN untuk tumbuh bersama masyarakat seiring dengan keberlanjutan lingkungan yang terjaga untuk generasi masa depan,” tutup Arief.

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru