Pantau Langsung Pasar Gede, Ahmad Luthfi Borong Dagangan dan Pastikan Harga Terkendali

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Menjelang perayaan Idulfitri, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung ke Pasar Gede, Solo, Rabu (18/3/2026), untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil. Di sela peninjauan, ia juga memborong berbagai dagangan pedagang, mulai dari rambak hingga pete, sekaligus mentraktir warga di tengah ramainya aktivitas pasar.

Suasana Pasar Gede tampak lebih padat dari biasanya. Lonjakan pengunjung terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Di tengah keramaian tersebut, Ahmad Luthfi didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta BUMD pangan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), menyusuri lorong pasar sambil berdialog dengan para pedagang.

Tak sekadar memantau, Ahmad Luthfi juga membeli sejumlah komoditas seperti kerupuk rambak, kacang panjang, jamur, hingga pete dari lapak pedagang. Aksinya itu langsung menyita perhatian pengunjung. Warga tampak antusias menyapa hingga mengabadikan momen tersebut.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pastikan Jateng Siap Terapkan B50, Diawali untuk Alat Pertanian

“Sugeng rawuh di Pasar Gede, Pak Luthfi. Monggo diborong, Pak,” ujar para pedagang bersahutan. Permintaan itu pun ditanggapi oleh Ahmad Luthfi. Tak hanya memborong dagangan para pedagang, Ahmad Luthfi juga mentraktir warga yang berbelanja. Beberapa barang dia beli untuk warga. Karuan saja warga menyambutnya dengan gegap gempita.

Gubernur juga mengajak ngobrol para pedagang. Tak sedikit yang meminta foto bersama dengan orang nomor satu tersebut. Di sela kunjungannya, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengecekan langsung di lapangan meski pemerintah telah memiliki sistem pemantauan digital.

“Kita punya aplikasi untuk memantau harga di seluruh pasar di Jawa Tengah. Tapi itu tidak cukup, harus kita cek langsung di lapangan,” ujarnya. Ia menyebut, terdapat dua indikator utama yang menjadi perhatian pemerintah, yakni ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

Dari hasil pantauan, harga sejumlah komoditas seperti cabai dan telur ayam ras memang mengalami fluktuasi. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Baca Juga :  BRI Semarang A. Yani Perkuat Sinergi dengan Kementerian PKP Jateng, Dukung Kelancaran Penyaluran Program BSPS 2026

“Kalau naik sedikit itu wajar. Cabai di kisaran Rp 70.000 sampai Rp 80.000 masih normal. Kemarin sempat Rp 100.000, sekarang sudah mulai turun,” jelasnya.

Sementara itu, stok bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi. Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui sinergi dengan Bulog dan BUMD pangan.

“Begitu ada kenaikan harga di pasar, JTAB langsung turun melakukan intervensi,” tegasnya. Ia menambahkan, PT Jateng Agro Berdikari berperan sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di lapangan.

“JTAB ini komandan untuk penetrasi bahan pokok penting. Kalau ada kenaikan harga, mereka langsung bergerak, baik cabai, bawang, maupun daging,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru