Kepungan Rob Hambat Nelayan Bonang, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Dermaga Apung

- Reporter

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Di tengah kepungan air pasang yang kerap menenggelamkan akses ekonomi warga, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, turun langsung meninjau kondisi nelayan di Dukuh Kongsi, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Kamis, 12 Maret 2026.

Kehadiran pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir yang selama ini berjuang melawan daratan yang kian menyusut akibat rob.

Melihat kondisi di lapangan, Gus Yasin menegaskan bahwa normalisasi aliran sungai dan perbaikan infrastruktur dermaga sudah menjadi prioritas mendesak. Ia mengungkapkan anggaran untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Dermaga Apung sebenarnya sudah tersedia.

“Untuk TPI apung atau dermaga apung sebenarnya sudah ada anggarannya, tinggal kita dorong percepatannya,” kata Taj Yasin.

Namun, ia menekankan perlunya langkah proaktif dari pemerintah desa agar proses lelang dan pengerjaan fisik bisa segera dieksekusi melalui APBD.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Kawal Percepatan Huntara untuk Korban Tanah Gerak Tegal, Target Selesai Sebelum Lebaran

Percepatan usulan dari tingkat desa menjadi kunci agar bantuan pemerintah tidak tertahan di meja administrasi, melainkan langsung menyentuh kebutuhan nelayan.

“Saya minta dari desa ada percepatan usulan supaya kita bisa mendorong biro APBJ (Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa) kita segera lelang dan pengerjaannya bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Kondisi dermaga di Desa Purworejo memang cukup memprihatinkan. Kepala Desa Purworejo, Rifqi Salafudin, membeberkan fakta pahit bahwa pada tahun 2024, wilayah tersebut sempat 100 persen tenggelam.

Meski sudah ada upaya pengurukan di tahun 2025, saat air pasang tiba, dermaga masih terendam hingga ketinggian satu meter.

“Sekarang masih sekitar 50 persen. Kalau air pasang bisa tenggelam sampai satu meter,” jelasnya.

Hal ini praktis melumpuhkan aktivitas ekonomi karena nelayan kesulitan mendistribusikan hasil tangkapan mereka ke TPI, mengingat akses kendaraan pengangkut terhambat oleh genangan air.

“Sangat menghambat nelayan karena nelayan dari laut itu kan harusnya jual ikan setelah itu baru lelang di TPI karena kalau dengan kondisi seperti itu kan juga kita repot untuk kegiatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Gus Yasin Dorong Perlindungan Tanah Wakaf Lewat Sertifikasi di Jawa Tengah

Harapan besar digantungkan pada rencana pembangunan Dermaga Apung yang sosialisasinya mulai dilakukan esok hari.

Namun, Rifqi juga menitipkan pesan penting bagi pemerintah provinsi agar pembangunan nantinya tetap memperhatikan aspek daratan.

Baginya, teknologi dermaga apung harus dibarengi dengan proteksi akses darat agar kendaraan roda empat tetap bisa masuk menjemput hasil laut.

“Kita mau tahu teknisnya secara detail dulu karena kalau dari menurut saya sendiri harusnya itu kan mempertahankan daratan. Jangan sampai hanya apung saja yang dibangun tetapi daratannya semakin hilang,” jelasnya.

Ia berharap rencana ini tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas, melainkan solusi nyata yang mampu mempertahankan sisa-sisa daratan desa yang kian terkikis.*

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru