Gubernur Ahmad Luthfi Kunjungi Desa Tawang, Warga Sambut dengan Hangat

- Reporter

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Suasana kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa, 24 Februari 2026, mendadak cair dan penuh gelak tawa. Seorang lansia melantunkan parikan spontan bertajuk “Wes Suwe Ora Ketemu” saat berjabat tangan dengan Gubernur, memecah suasana formal menjadi hangat dan akrab.

Kedatangan Gubernur ke Desa Tawang dilakukan untuk meninjau rumah penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sejak pagi, warga telah berkumpul meski cuaca mendung menyelimuti kawasan tersebut. Mereka menanti kesempatan untuk bertemu dan bersalaman langsung dengan orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Momen tak terduga terjadi ketika Gubernur hendak berpamitan. Warga bergegas mendekat, termasuk seorang lanjut usia bernama Mudin Kasdi. Dengan langkah malu-malu, ia menghampiri Gubernur yang kemudian menggandeng tangannya.

Baca Juga :  Gus Yasin: Jadi Pemimpin Jangan Minta Dilayani Berlebihan

Di hadapan warga yang mengerubungi keduanya, Mudin yang akrab disapa Mbah Mudin, melantunkan parikan khas Jawa dengan suara lantang.

“Wes suwe ora jamu,
Jamu pisan nang Cianjur.
Wes suwe ora ketemu,
Ketemu pisan karo Pak Gubernur.”

Sontak, warga yang mendengar langsung tertawa dan bertepuk tangan. Gubernur tersenyum lebar sembari merangkul Mbah Mudin yang tampak sumringah.

Tak berhenti di situ, Mbah Mudin kembali melanjutkan parikannya.

“Repote dadi gubernur,
tumindake kudu seng jujur,
masyarakat gen melu makmur.”

Parikan tersebut kembali disambut riuh tepuk tangan dan gelak tawa. Pun halnya dengan Ahmad Luthfi. Ia tersenyum lebar dan kian memeluk erat tubuh Mbah Madin. Selain mengundang tawa, bait terakhir parikan itu juga memuat pesan dan doa agar pemimpin bersikap jujur serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Peran Media Diapresiasi, Demokrasi Jawa Tengah Meningkat Signifikan

Ahmad Luthfi pun mengapresiasi spontanitas dan doa yang disampaikan lansia tersebut. “Matur nuwun, nggih. Doanya luar biasa. Sehat-sehat semuanya,” ujarnya.

Interaksi hangat tersebut menjadi penanda kedekatan antara pemimpin dan warga. Kendati cukup singkat namun rona wajah para warga nampak sumringah dan bahagia. Kunjungan yang semula berlangsung formal pun berubah menjadi penuh keakraban. Warga berebut bersalaman dan berswafoto sebelum rombongan gubernur melanjutkan agenda berikutnya. Ahmad Luthfi pun menyambut dengan riang gembira. Ia meladeni satu-satu warga yang ingin berjabat tangan dan berfoto bersama.*

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru