Akses Dieng dan Kendal Makin Mulus, Gubernur Luthfi Resmikan Preservasi Jalan

- Reporter

Senin, 23 Februari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan dua paket preservasi jalan provinsi yang menghubungkan wilayah strategis Jawa Tengah, yakni ruas Parakan (Temanggung)-Patean (Kendal) dan ruas Wonosobo-Dieng (Banjarnegara), Senin, 23 Februari 2026. Perbaikan ini diproyeksikan memperkuat konektivitas ekonomi dan akses wisata, sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Peresmian dipusatkan di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. Kedua ruas tersebut dinilai memiliki peran vital karena menghubungkan sentra ekonomi antarwilayah serta akses menuju kawasan wisata dataran tinggi Dieng.

Secara rinci, paket preservasi Jalan Parakan-Patean mencakup penanganan sepanjang 4 kilometer dengan anggaran Rp 15,29 miliar. Adapun paket preservasi Jalan Wonosobo-Dieng sepanjang 3,925 kilometer menelan biaya Rp 9,75 miliar. Pekerjaan dilaksanakan pada Juli hingga Desember 2025, meliputi pelapisan ulang (overlay) dua lapis serta pengerasan bahu jalan.

Baca Juga :  Dieng Culture Festival 2026, Merawat Tradisi dan Menggerakkan Ekonomi Warga

“Infrastruktur jalan ini memang kita anggarkan pada 2025, tetapi pelaksanaan proyek rata-rata berakhir Desember. Jalan ini bagian dari 2.440,12 kilometer jalan provinsi yang telah ditingkatkan menjadi mantap untuk digunakan,” ujar Ahmad Luthfi saat peresmian.

Menurutnya, pemantapan jalan provinsi merupakan bagian dari pemenuhan layanan dasar masyarakat. Selain memperlancar konektivitas antarwilayah, perawatan tersebut juga menjamin aspek keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

“Jalan provinsi harus bisa memberikan keselamatan lalu lintas dan menghubungkan perekonomian masyarakat seluruh kabupaten/kota, serta menjadi bagian membentuk perekonomian baru untuk swasembada pangan,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran terkait melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi jalan milik provinsi maupun kabupaten/kota, mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu pusat arus mudik nasional.

“Jawa Tengah adalah pusat dari arus mudik nanti. Jadi pastikan semua jalan dalam kondisi mantap, jangan sampai ada komplain dari publik,” katanya.

Baca Juga :  Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kepala Desa Ngadirejo, Muhammad Abdillah Al Kafi, mewakili warga menyampaikan apresiasi atas perbaikan ruas Parakan-Patean yang dinilai sangat membantu aktivitas harian masyarakat.

“Ini sangat bermanfaat. Semoga tahun ini jalan di titik lain juga dibangun agar semua ikut merasakan pembangunan yang dilakukan,” ujarnya.

Sebelumnya, saat proses pengerjaan masih berlangsung, Gubernur bersama Bupati Temanggung, Agus Setyawan, juga meninjau langsung lokasi proyek. Kepala Desa Congkrang, Sugeng Jumadi, kala itu menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah provinsi dalam menindaklanjuti laporan kerusakan jalan.

Ruas Parakan-Patean diketahui menjadi akses utama masyarakat menuju pusat Kabupaten Temanggung maupun ke Kabupaten Kendal, khususnya bagi warga Kecamatan Bejen, Candiroto, dan sekitarnya. Perbaikan jalan tersebut diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dari hulu ke hilir serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.*

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru