Kurangi Emisi dan Sampah, Wagub Jateng Dorong Optimalisasi RDF

- Reporter

Senin, 23 Februari 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong percepatan pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), sebagai solusi konkret penanganan sampah sekaligus sumber energi terbarukan di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Taj Yasin saat menerima audiensi direksi PT Semen Gresik di Ruang Kerja Kantor Wagub Jateng, Kota Semarang pada Senin, 23 Februari 2026.

Langkah ini, lanjut dia, menjadi upaya untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah yang menjadi atensi langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Karenanya, Taj Yasin menekankan pentingnya peran sektor industri, khususnya PT Semen Gresik, dalam menyerap sampah hasil olahan dari kabupaten/kota.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tekankan Gotong Royong sebagai Nafas Pembangunan Jawa Tengah

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya mempercepat kesiapan infrastruktur untuk menyerap RDF.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan enam kabupaten/kota di Jawa Tengah, dengan Kabupaten Rembang sebagai proyek percontohan yang paling progresif.

“Secara teknis kami sudah siap. Untuk wilayah Rembang, jika tidak ada kendala, produksi akan dimulai pada April 2026 dan ditargetkan mulai masuk ke pasar pada awal 2027,” jelas Gatot.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Keliling Jadi Andalan Jateng Tangani TBC dan Stunting

Ia mengakui, tantangan utama saat ini adalah sinkronisasi kesiapan antara pihak industri dan pemerintah kabupaten/kota, dalam mengolah sampah menjadi bahan bakar yang sesuai standar industri.

Dikatakannya, pemanfaatan sampah sebagai substitusi bahan bakar fosil bukan sekadar mengejar target administratif, melainkan bagian dari komitmen besar perusahaan dalam menurunkan emisi karbondioksida.

“Kami sudah melakukan investasi untuk mendukung pemakaian daripada RDF itu sendiri,” pungkas Gatot.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru