Gubernur Luthfi Turun Tangan Tangani Banjir Pekalongan, Pompa dan Bantuan Digelontorkan

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menangani bencana banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Pekalongan. Belasan unit pompa air dikerahkan, bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah disalurkan ke warga terdampak.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan jajaran terkait untuk secepat mungkin melakukan penanganan secara terpadu. Apa saja yang dibutuhkan warga agar segera ditangani.

“Apa yang diperlukan pengungsi, segera tangani,” ujar Gubernur.

Ditegaskan, melalui koordinasi jajaran Pemprov Jawa Tengah, pemerintah daerah, serta instansi terkait, ia menginstruksikan seluruh langkah penanganan darurat mesti berjalan terpadu, dan tepat sasaran.

Pemerintah provinsi mengerahkan dukungan logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta penguatan penanganan dampak banjir bagi warga terdampak. Pemerintah komitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat Pekalongan, memastikan keselamatan warga, dan mengawal proses pemulihan hingga kondisi kembali normal.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catur Penanggungan, mengungkapkan, bantuan pertama dilakukan pada 7 Januari 2026, yakni Rp 169.731.854 untuk Kota Pekalongan dan Rp 182.236.270 untuk Kabupaten Pekalongan. Bantuan yang disalurkan saat itu total Rp 359.395.578

Baca Juga :  Jateng Sambut Jutaan Pemudik Lebaran, Keselamatan dan Kenyamanan Diutamakan

“Bantuan Pemerintah Jawa Tengah terus berlanjut untuk korban banjir di Kabupaten Pekalongan melalui Dinsos, BPBD dan Dishanpan setempat Rp 187.109.308 serta Rp 25.000.000 dari Korpri Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Selain itu, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah sarana dan prasarana diterjunkan total 12 mobile pompa. Dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah 8 unit pompa dan BPBD Kabupaten/kota 4 unit pompa (Demak, Kota Semarang, Kota Solo dan Pemalang).

“Selain pompanisasi, Pemprov Jateng juga melakukan penanganan darurat dengan peninggian tanggul menggunakan sandbag bekerja sama Pemprov, Pisdataru, DPUPR dengan TNI-Polri,” ujar Bergas.

Ia juga menjelaskan penyebab banjir di Pekalongan sulit surut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi, ditambah limpasan air dari Sungai Sengkarang dan Sungai Meduri. Diperparah dengan kondisi wilayah yang berupa daerah cekungan.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Kawal Langsung Payung Hukum Driver Ojol

“Kami dari pemerintah akan terus berupaya melakukan penanganan agar banjir segera surut,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menambahkan, sejak mula Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah memberikan perhatian kepada para korban banjir di Kabupaten maupun Kota Pekalongan.

“Kami sudah mengirimkan bantuan ratusan juta untuk para korban banjir di sana,” katanya.

Secara rinci, bantuan tersebut untuk keperluan makan, peralatan evakuasi, sandang atau selimut, dan perlengkapan keluarga.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan makan, dapur umum, pengungsian bisa menjadi nyaman bagi para pengungsi meskipun sifatnya sementara. Harapannya, banjir segera surut, itu yang diupayakan oleh Pemprov Jateng,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru