Jarang Tampil, Program Luthfi Justru Diakui DPRD Jateng

- Reporter

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Anggota DPRD Jawa Tengah ramai-ramai menyoroti gaya kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi jelang setahun kepemimpinan di Jawa Tengah. Ahmad Luthfi dinilai memiliki gaya kepemimpinan berbeda dibandingkan kepala daerah lain. Minim pencitraan dan fokus kerja substansial jadi ciri khas. Maka tak aneh jika ia jarang terlihat di masyarakat, apalagi demi menaikkan popularitas.

Gaya kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi setidaknya mendapatkan apresiasi dari anggota Fraksi PKS, Golkar dan bahkan PDIP yang merupakan koalisi lawan di Pemilu 2024 lalu.

Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Jawa tengah, Ida Nurul Farida mengatakan untuk melihat kinerja Gubernur dan wakil Gubernur tak bisa sebatas melihat seberapa sering mereka turun ke masyarakat. Tolok ukur kinerja adalah keberhasilan program yang dicanangkan dengan realisasinya. Ia mencontohkan seperti turunnya angka kemiskinan, pembangunan Rumah Tak layak Huni (RTLH) sangat dirasakan oleh masyarakat. Program lain yang sudah terealisasi seperti membuka lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, insentif pada guru agama, pembangunan Ponpes juga sangat dirasakan manfaatnya.

“Pak Gubernur ini model kepemimpinannya bukan pencitraan. Beliau berdua (bersama wagub Taj Yasin) melakukan kerja-kerja substansial. Program itu tadi sepertinya tidak nampak dan tidak populer, tapi masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” kata Farida yang duduk di Komisi E, Senin 2 Februari 2026.

Saat ditanya perihal tanggapan negatif netizen di media sosial, ia menilai wajar-wajar saja. Karena pro dan kontra maupun penilaian positif negatif atas kinerja gubernur itu sudah pasti ada. Karena seorang pemimpin tidak akan bisa memuaskan semua pihak. “kalau menanggapi netizen tidak ada habisnya. Mungkin Pak Luthfi fokus ke substansi dan tidak ambil pusing komentar-komentar negatif itu. Ada yang puas dan tak puas itu pasti, tapi kan kewajiban pemerintah melaksanakan kerja sesuai rencana dan OPD-OPD sudah melaksanakannya 95% atau 97%,” ucapnya.

Baca Juga :  73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Di sisi lain, Farida juga mengatakan saat ini Gubernur dan wakilnya pasti sibuk dengan penanganan bencana alam yang beruntun melanda Jateng. Sejak akhir tahun 2025, beragam bencana alam seperti banjir dan longsor terjadi di Banjarnegara, Cilacap, Kudus, Jepara, pati, Grobogan, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga.

Apresiasi kinerja Gubernur juga diberikan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jawa Tengah, Messy Widiastuti. Legislator berlatar belakang dokter dari Dapil Kota tegal, Kabupaten Tegal dan Brebes ini menilai Ahmad Luthfi dan wakilnya sudah berbagi ideal tugas saat turun ke lokasi bencana. Komunikasi keduanya juga berjalan baik. Sebagaimana diperlihatkan saat bencana alam di wilayah Muria hingga Purbalingga.

“Semoga kinerja yang sudah bagus ini bisa terus dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainya,” kata Messy.

Perihal program kerja, Messy juga memberikan apresiasi atas pembangunan sekolah rakyat yang meringankan beban pendidikan. Lantaran makan, seragam hingga asrama sudah ditanggung pemerintah. Termasuk pelaksanaan pembangunan yang perlahan memperlihatkan hasil sebagaimana yang telah direncanakan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Kucurkan Rp 16,6 Miliar Hibah Pendidikan Tinggi Sepanjang 2025

Sementara itu anggota Fraksi Partai Golkar, Padmasari Mestikajati mengungkapkan hal senada. Ia mengapresiasi kinerja Gubernur dan wakilnya di tengah banyaknya bencana alam melanda Jawa Tengah. Di sisi lain, adanya pemotongan dana transfer dari pusat juga membuat ruang gerak menjadi terbatas. Meski demikian, Gubernur mampu melakukan akselerasi. Buktinya program kerja tetap berjalan baik.

Ia mengaku senang dengan adanya program perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak. Salah satunya adalah rumah perlindungan perempuan di tingkat bawah guna mencegah dan menangani tidak pelecehan dan kekerasan.

Terkait tanggapan negatif netizen soal gaya kepemimpinan, menurut Mesti, kinerja Gubernur tak bisa sebatas diukur dari kehadiran di masyarakat. Kinerja kepala daerah diukur dari realisasi program sebagaimana perencanaan awal bersama DPRD.

“Saya lihat, saat bencana kemarin, BPBD Provinsi turun dan Dinas juga turun. Kalau omong kehadiran, secara personal tidak bisa dong terus menerus. Karena cakupan wilayah Jawa Tengah ini kan luas ya,” kata Mesti.

Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur yang menggandeng akademisi untuk tindakan pencegahan bencana melalui riset dan penanggulangan. Sebagaimana yang dilakukan di wilayah Grobogan.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru