Gus Yasin Dorong Penataan Lokasi Pengungsian di Pekalongan agar Fasilitas Cukup

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, terus mengawal penanganan bencana di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Pekalongan.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh fasilitas di posko pengungsian layak dan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan baik.

Fokus utama perhatian Gus Yasin tertuju pada ketersediaan fasilitas sanitasi di Pekalongan yang dianggap masih minim karena hanya terdapat 1 unit WC portable.

“Ya nanti saya coba cek lagi, kemarin di Pekalongan sudah saya instruksikan, dan alhamdulillah terus ada WC Portable,” katanya usai menghadiri Rangkaian Acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taqwa Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia pun meminta warga terdampak bencana untuk terus melaporkan kebutuhannya kepada petugas di lapangan sehingga segera bisa ditindaklanjuti.

“Kalau ada informasi lagi tolong saya diberi tahu saja segera kita tindaklanjuti. Saya butuh masukan-masukan dari masyarakat termasuk nanti titiknya di mana, selain kami juga mengecek satu persatu, kami juga butuh informasi itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Bacakan Gurindam Dua Belas, Menko Polkam Tekankan Kepemimpinan dan Kolaborasi Lawan Terorisme

Lebih lanjut, Gus Yasin meminta kepada warga Jawa Tengah terdampak bencana banjir, longsor, rob, hingga banjir bandang untuk bersabar.

Ia memastikan bahwa jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus bersiaga hingga kondisi kondusif dan warga bisa kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

“Mohon bersabar, saat ini masih kita upayakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, mengakui pihaknya hanya memiliki 1 unit WC portable untuk pengungsi.

Namun demikian, lanjut dia, pengungsi juga dapat memanfaatkan fasilitas toilet yang tersedia di sekitar lokasi pengungsian, seperti masjid.

“Memang baru ada satu WC portable yang dipergunakan, tapi sudah ada fasilitas di masjid. Jadi sebenarnya sudah cukup,” ujarnya.

Baca Juga :  Haul ke-7 Mbah Moen, Wagub Tekankan Teladan Ulama sebagai Perekat Umat

Ia menyebutkan, BPBD juga telah membuka titik baru pengungsian di Internasional Batik Centre (IBC) yang memiliki beberapa fasilitas kamar mandi.

Namun, sebagian warga memilih bertahan di lokasi yang dekat dengan rumah sehingga terjadi kepadatan di beberapa titik. Penataan lokasi pengungsian pun terus dilakukan bersama pihak kecamatan dan desa.

“Ini kemarin saya sudah minta ke Pak Camat, Pak Kades, yang titik pengungsi yang berjubel itu, ada yang mau digeser sehingga fasilitas yang ada di situ bisa tercukupi semua, tidak berjubel,” pungkasnya.

Sebagai informasi, banjir di Kabupaten Pekalongan merendam 31 desa di delapan kecamatan dan berdampak pada 60.164 jiwa atau 19.190 kepala keluarga.

Hingga Senin malam, 27 Januari 2026, sebanyak 1.704 warga masih berada di pengungsian. Tercatat 11.582 rumah dan 60 fasilitas umum terdampak.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru