Modest Fashion, Kuliner Halal, dan Seni Islami Warnai Event Ramadan Dekranasda Jateng

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan potensi produk UMKM syariah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan event spesial pada Ramadan mendatang.

Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), event bertajuk Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 itu, akan digelar selama tiga hari, mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026, di The Park Mall Kota Semarang.

Event tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari OPD dan BUMD Pemprov Jateng, Dekranasda di 35 kabupaten/kota, pondok pesantren, siswa SMA dan SMK, serta pelaku UMKM di Jateng.

Seusai audiensi dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin dan Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin di Ruang Kerja Wagub, Kamis (22/1/2026), Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia mengatakan, kegiatan itu menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi produk UMKM syariah, khususnya sektor modest fashion dan kuliner halal, yang saat ini trennya semakin diminati masyarakat.

Dijelaskan, rangkaian acara dalam event Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 akan dikemas meriah. Mulai bazar UKM modest dan kuliner syariah dari 35 kabupaten/ kota, fashion show Dekranasda, lomba hadroh antar OPD dan BUMD Jateng, lomba band antar SMA dan SMK, lomba tung-tung sahur, talkshow opini, hingga hiburan kesenian menarik.

Baca Juga :  PAD dan BUMD Dioptimalkan Pemprov Jateng Jaga Keseimbangan Fiskal 2026

Emmy mengatakan, pameran akan dimeriahkan puluhan UMKM modest dan kuliner syariah dari 35 kabupaten/kota. Untuk fashion show, akan diikuti Ketua Derkanasda di seluruh Jateng, kepala OPD perempuan, dan istri pimpinan Forkopimda Jateng

Menurut dia, tren modest fashion atau pakaian sopan saat ini terus berkembang, dan menjadi preferensi masyarakat. Hal itu membuat produk UMKM syariah di Jateng memiliki peluang pasar yang sangat luas.

“Sehingga kami yakin sekali, apalagi ini menjelang Lebaran, pasti pasarnya akan cukup luas. Dan untuk meramaikan setiap harinya kami sudah atur,” ungkap Emmy.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi UMKM syariah. Hal tersebut juga mendukung program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, untuk menjadikan Jateng provinsi ramah muslim.

Untuk itu, Dekranasda telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai hulu hingga hilir. Antara lain revitalisasi galeri Dekranasda, pelatihan membatik ready to wear dan digital marketing, dan inkubasi bisnis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli.

Baca Juga :  Ditopang Fundamental Solid, RUPST Bank Mandiri Restui Dividen, Buyback, dan Penyegaran Pengurus, Bukti Kontribusi Untuk Negeri

Dekranasda juga menggandeng Bank Indonesia untuk melakukan kurasi, guna meningkatkan kualitas produk UMKM. Tidak hanya itu, kolaborasi dengan perbankan juga dilakukan untuk mempermudah akses pembiayaan.

Nawal berharap, melalui event Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026, UMKM syariah lokal semakin mendapat ruang promosi, guna memperkuat ekonomi daerah berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai syariah.

“Banyak sekali UMKM produk muslim di Jawa Tengah, dan ini harus kita support agar memiliki jangkauan dan pasar yang semakin luas,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng ini.

Wagub Taj Yasin mengatakan, ide Dekranasda untuk membuat event khusus saat Ramadan, sangat menarik. Terlebih, Jateng ialah salah satu provinsi dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di Indonesia.

Dia juga memberikan pesan khusus kepada Ketua Dekranasda untuk membuat pameran produk UMKM syariah, dalam acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 pada September mendatang.

“Jawa Tengah ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional tahun 2026. Ini adalah momen yang tepat untuk mempromosikan potensi produk UMKM syariah kita,” ucap Gus Yasin, sapaan akrabnya.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru