Gus Yasin: Peninggian Tanggul Jadi Prioritas Redam Banjir Pati

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menyampaikan sejumlah langkah penanganan jangka pendek yang akan dilakukan untuk mengurangi banjir di Kabupaten Pati.

Upaya tersebut meliputi peninggian tanggul, rencana pemasangan tanggul karet di wilayah utara, hingga pompanisasi agar air dapat segera dibuang.

“Dalam waktu cepat kita usulkan untuk adanya penanggulangan karena ini limpahan ya, kalau limpahan itu berarti kalau kita melihat tanggulnya kurang tinggi,” kata Taj Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahjmad Luthfi, saat meninjau pengungsian banjir di Kabupaten Pati, Rabu 21 Januari 2026.

Taj Yasin menjelaskan langkah pertama yang akan dilakukan adalah meninggikan tanggul untuk mengurangi limpahan air yang masuk ke permukiman. Ia juga menilai dorongan air rob ikut memperparah kondisi banjir, sehingga diperlukan penanganan tambahan.

“Yang pertama tanggulnya itu akan kita tinggikan, yang kedua ini baru pemikiran saya di utara itu ada tanggul karet karena di sini ternyata rob itu dorongannya sampai ke sini sehingga kalau ada tanggul karet paling enggak kalau rob itu enggak nambah air ke sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Indosat Perluas Alvolusi5G ke 22 Kecamatan di Jateng-DIY, Hadirkan Internet Cepat Aman

Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan pompanisasi sebagai upaya mempercepat pembuangan air keluar wilayah terdampak.

“Nah ini yang akan kita lakukan ditambah dengan pompanisasi jadi akan tetap terbuang,” kata Taj Yasin.

Menurutnya, penanganan akan dilakukan bertahap karena pembuangan air di satu titik berpotensi berimbas pada wilayah lain. Namun, ia menegaskan prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan kawasan permukiman terlebih dahulu.

“Yang penting pemukiman selamat dulu,” ujarnya.

Dalam kunjungan ke Pati, Wagub meninjau tiga lokasi terdampak banjir. Pertama di
Lokasi Posko Banjir & Dapur Umum di Aula Kecamatan Juwana, meninjau Posko Banjir berikutnya di Balai Desa Doropayung, dan Posko Banjir Balai Desa Bumirejo Juwana.

Baca Juga :  Agustina Apresiasi LDII, Pengurus Baru Semarang Siap Lanjutkan Dakwah Menyejukkan

Taj Yasin memastikan dapur umum, logistik, dan kesehatan tertangani dengan baik. Wagub yang didampingi isteri Hj Nawal Arafah Yasin, sempat membersamai penjaga dapur untuk menggoreng telor yang akan dibagikan kepada pengungsi.

Banjir yang melanda Kabupaten Pati terjadi akibat curah hujan tinggi pada 9 Januari 2026. Selain hujan deras berdurasi panjang, banjir juga dipicu luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air, tanggul jebol, serta aliran sungai yang tersumbat material.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir berdampak pada 77 desa. Warga terdampak mencapai 20.960 kepala keluarga atau 62.892 jiwa. Hingga Selasa (20/1/2026) pukul 18.00 WIB, tercatat masih terdapat 650 jiwa atau 200 KK yang mengungsi.

Banjir juga berdampak pada kerusakan infrastruktur di 44 titik yang meliputi talud, tanggul, bendungan, serta akses jalan. Selain itu, luasan sawah terdampak tercatat mencapai 1.300 hektare.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru