Kauman Dinilai Jadi Pilar Kerukunan dan Pendidikan, Gus Yasin Beri Apresiasi

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Peradaban di Kauman, memberikan contoh dalam keunikan ragam budaya, agama, dan etnis yang tumbuh bersama. Sebutan Kauman, dari asal istilahnya yang berarti kaum, berarti perkumpulan.

“Kauman ini merupakan contoh peradaban yang menjadi identitas kerukunan umat beragama, sekaligus pusat pendidikan karakter yang luar biasa,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen (Gus Yasin),
saat meresmikan Asrama Nyai Hj Asomah Turmudzi dan Majelis Ta’lim Riyadi Solichah, di Pesantren Raudlatul Quran, Kampung Pompa, Kelurahan Kauman, Kota Semarang, Selasa, 13 Januari 2026.

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gus Yasin mengatakan, identitas Kauman yang memberikan peran terhadap tumbuhnya perekonomian dan pendidikan umat, tidak boleh dihilangkan. Kauman juga telah memberikan teladan dalam menjaga kerukunan, dalam hidup berdampingan dengan berbagai etnis di sekitarnya.

Baca Juga :  Fasilitas Kesehatan Mudik di Jateng Siap, Wagub Taj Yasin Ingatkan Pengemudi Pastikan Kondisi Fit

Wagub mengapresiasi pengembangan pendidikan Al Quran yang tumbuh di Kauman. Ditopang dengan tumbuhnya perekonomian, harapannya akan menghasilkan budaya yang kaya dengan nafas Al Quran.

“Saya mewakili pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat berterima kasih kepada para tokoh yang sudah mendukung perkembangan pesantren Raudlatul Quran ini,” katanya.

Dia juga berpesan, agar pesantren juga mengembangkan inovasi dan teknologi untuk mendukung pendidikan berkarakter Quran itu. Hal ini tidak lepas dari tugas manusia sebagai khilafah fil ardhi, di muka bumi.

Baca Juga :  Wagub Jateng: Evakuasi dan Perbaikan Tanggul Jadi Fokus Penanganan Banjir Pekalongan

Gus Yasin mengapresiasi para tokoh yang berperan penting pada peradaban Kauman. Uniknya, para nama tokoh tersebut, diabadikan menjadi nama-nama untuk 26 asrama milik Pesantren Raudlatul Quran. Misalnya, Asrama Nyai Hj Asomah Turmudzi, Asrama Toha Putra, Asrama Turmudzi Taslam, hingga Asrama Mulyono.

Pada kesempatan itu, Gus Yasin juga menyampaikan penyerahan bisyaroh pada santri khatam al quran 30 juz bil ghaib untuk 23 santri. Pemberian bisyaroh ini merupakan salah satu program dalam kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi – Wakil Gubernur Taj Yasin untuk penghafal kitab suci.*

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru