Momen Natal, Sekda Jateng Tanamkan Harapan dan Cita-cita bagi Anak Panti

- Reporter

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebuah kejutan menyeruak di sela Silaturahmi Forkopimda dalam rangka Perayaan Natal 2025 Provinsi Jawa Tengah. Momen itu terjadi tatkala pengelola Panti Asuhan Asrama Lima Roti Dua Ikan 160 Semarang, Purnomo Adi, tiba-tiba mencomot sebuah lukisan di dinding panti.

“Tebak siapa sosok dalam lukisan ini ? ” tanya Purnomo.

Sontak, para tamu yang hadir menjawab dengan cepat. “Pak Gubernur Ahmad Luthfi !”

Lukisan sederhana yang ditorehkan dengan pensil tersebut, merupakan karya salah satu anak panti, bernama Christian. Siswa yang kini duduk di bangku SMA Kanaan Ungaran tersebut malu-malu saat menyerahkan lukisan tersebut kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno.

“Begitu tahu mau ada rombongan tamu dari Provinsi Jawa Tengah, Christian, langsung membuat lukisan ini. Syukurlah kalau dikenali, berarti lukisannya bagus kan,” kata Purnomo.

Sekda berkunjung ke panti asuhan tersebut, bersama rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah, dalam rangkaian perayaan Natal 2025, Kamis, 25 Desember 2025.

Panti Asuhan Asrama Lima Roti Dua Ikan 160 Semarang, berada di Banyumanik, Kota Semarang. Panti ini didirikan dan dikelola oleh Purnomo Adi, dan memiliki 40 anak asuh, yang terdiri dari 17 putri dan 23 putra.

“Rata-rata anak-anak ini berasal dari daerah perbatasan Kalimantan, mereka kesulitan untuk sekolah dan ada yang mengajak ke sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Delegasi 40 Negara Nikmati Pengalaman Bersepeda dan Wisata Budaya di Prambanan Klaten

Pada kesempatan itu, Sumarno mengajak anak-anak panti asuhan agar senantiasa bahagia dan tetap membangun mimpi yang tinggi, untuk masa depan. Menurutnya, banyak hal besar yang tumbuh melalui mimpi. Bukan tidak mungkin, anak panti asuhan kelak menjadi dokter, polisi, tentara, atau profesi lain yang membanggakan di kemudian hari.

Sumarno juga mengapresiasi langkah Purnomo Adi yang telah mengabdikan diri untuk mengangkat derajat anak-anak asuhnya melalui fasilitasi pendidikan dan kebutuhan dasarnya.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mengapresiasi pengelolaan panti ini. Ini merupakan bagian dari kolaborasi yang berasal dari perorangan dalam menyelesaikan persoalan sosial di Jawa Tengah,” ujar Sumarno.

Salah satu anak asuh, Cyntia, mengungkapkan rasa harunya dengan kehadiran Sekda beserta rombongan Forkopimda. Menurutnya, hal itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keberadaan anak-anak panti asuhan seperti dirinya.

“Saya berharap perhatian ini akan semakin sering di masa yang akan datang,” kata siswi SMK jurusan perkantoran ini.

Pada kesempatan ini, rombongan Forkopimda yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen, memulai silaturahmi dengan mengunjungi Rumah Difabel yang berada di Manyaran, Kota Semarang.

Baca Juga :  Indomaret Fun Run 2026 Hadir 6 September, Rute Melintasi Tugu Muda hingga Pandanaran Semarang

Sumarno melihat dari dekat Yayasan Roemah Difabel Indonesia yang menampung kreativitas Komunitas Sahabat Difabel (KSD). Salah satu karya yang dipamerkan adalah pembuatan telur asin, mulai dari pengolahan sampai dengan pemasarannya. Pada kesempatan tersebut, sahabat difabel juga memamerkan kepiawaian mereka dalam memainkan alat musik serta memperagakan gerak dan lagu.

Rombongan mengakhiri kunjungan, dengan silaturahmi bersama Panti Asuhan Kristen Eunike, di Puri Anjasmara Kota Semarang. Pada kesempatan tersebut, pimpinan panti asuhan, Pendeta Utomo memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemprov Jateng yang telah memberikan kepedulian terhadap anak-anak Panti Asuhan.

“Di hari yang istimewa, di hari Natal penuh sukacita ini, kami merasakan diayomi, Pak. Kami merasa bahwa kami punya orang tua sehingga ketika kami ada di sini pemerintah memberikan perhatian,” urai Pendeta Utomo.

Sumarno mengajak anak-anak panti untuk selalu bersemangat dan optimis menggapai mimpi dan harapan. Anak-anak juga diingatkan untuk berusaha dengan belajar keras, dan berdoa sungguh-sungguh kepada Tuhan YME.

“Anak-anak harus punya mimpi, punya cita-cita untuk masa depan dan kuncinya adalah dengan berupaya belajar yang rajin,” kata Sekda.

Forkopimda juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada panti asuhan, berupa bahan makanan serta donasi.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru