88.979 Warga Terlayani Program Speling di Jawa Tengah

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, program layanan dokter spesialis keliling (Speling) telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan. Program ini setidaknya sudah melayani ada 88.979 warga.

Sebagai informasi, program Speling kali pertama diluncurkan sebagai salah satu program prioritas Ahmad Luthfi — Taj Yasin Maimoen pada Maret 2025. Sejak itu para dokter turun langsung ke desa-desa untuk memberikan layanan cek kesehatan dan konsultasi kesehatan sacara gratis. Target sasarannya ad 1.278 desa sasaran.

“Jawa Tengah sudah mendukung penuh tentang cek kesehatan gratis,” kata Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau cek kesehatan gratis di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Selasa, 10 Februari 2026.

Program tersebut selain melayani pemeriksaan kesehatan sacara umum, juga pemeriksaan kesehatan untuk penyakit tertentu yang dilakukan oleh dokter spesialis. Meliputi pemeriksaan tuberkulosis (TBC), kanker serviks, termasuk pemeriksaan rutin antenatal care (ANC) terhadap ibu hamil dan pemeriksaan gratis untuk penyandang disabilitas. Bahkan juga ada pemriksaan kesehatan jiwa oleh dokter spesialis jiwa.

Baca Juga :  Aktivis Lingkungan Prancis Perluas Gerakan ke Jateng, Gubernur Luthfi Sambut Positif

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 9 Februari 2026, 88.979 orang telah tersentuh Speling. Terdiri atas 11.777 orang diberikan layanan ANC Ibu Hamil, 4.230 orang diperiksa kanker serviks, 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa, dan 39.031 orang dilayani pemeriksaan tuberkulosis, dan sisanya pemeriksaan terkait beberapa penyakit lain.

Dalam praktiknya, Program Speling juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas oleh pemerintah pusat. Selama 2025, sebanyak 13.789.318 orang warga Jateng yang melakukan memanfaatkan CKG. Sementara hingga 9 Februari 2026, sudah 1.045.924 orang yang terlayani program tersebut.

Baca Juga :  Sekda Jateng Ajak Masyarakat Apresiasi Karya Seniman Difabel

Dikatakan Luthfi, masyarakat Jawa Tengah sudah memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya.

“Program terkait dokter spesialis keliling itu yang menjadi andalan kita sehingga masyarakat desa betul-betul terlayani dengan dokter spesialis. Untuk CKG, Jawa Tengah nomor 1 nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa program cek kesehatan gratis (CKG) merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang sudah berjalan sepanjang tahun lalu. Pada 2026 ini, CKG tidak hanya sekadar pengecekan kesehatan tetapi sudah meliputi pengobatan.

“Obatnya langsung diberikan setelah pemeriksaan. Penyakit seperti darah tinggi dan gula itu yang harus dijaga, jangan dianggap enteng, karena itu bisa menyerang ke organ lainnya termasuk jantung kalau dibiarkan. Itu penting untuk menjaga kita tetap sehat,” ujarnya usai meninjau Puskesmas Pandanaran.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru