50 Biksu Dunia Jalan Kaki ke Borobudur, Waisak 2026 Gaungkan Perdamaian

- Reporter

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 50 biksu dari berbagai negara akan menempuh perjalanan spiritual lintas kota menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, dalam ajang Indonesia Walk for Peace 2026 yang menjadi bagian dari peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.

Kegiatan ini disampaikan Panitia Sannipata Waisak 2570 BE/2026 Kota Surakarta bersama Panitia Indonesia Walk for Peace Wilayah Jawa Tengah-DIY saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Rabu (6/5/2026).

Ketua Panitia Walk for Peace, Alex Fernando, menjelaskan, perjalanan para biksu akan dimulai dari Bali dan memasuki wilayah Jawa Tengah melalui Sragen. Rombongan dijadwalkan singgah di sejumlah daerah, yakni Surakarta, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Muntilan, sebelum mencapai Vihara Mendut dan Candi Borobudur sebagai puncak perayaan Waisak Nasional pada 31 Mei 2026.

Baca Juga :  DPR RI Ajak Masyarakat Bersama-Sama Sukseskan Program MBG

“Di Sragen para biksu akan berkegiatan di pendopo, kemudian melanjutkan perjalanan ke Solo, Klaten, Jogja, hingga Muntilan, dan paginya menuju Vihara Mendut serta Borobudur,” ujar Alex.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan di Kota Surakarta akan diisi dengan berbagai agenda, seperti pemasangan ornamen Waisak dan meditasi bersama masyarakat. Dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta juga telah disampaikan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Rangkaian peringatan Waisak tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei hingga 6 Juni 2026, meliputi kirab, pindapata, meditasi, donor darah, hingga perjalanan spiritual menuju Borobudur.

Gubernur Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Indonesia Walk for Peace tidak hanya menjadi bagian dari ritual keagamaan, tetapi juga simbol kuat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Pastikan Penutupan MTQ Nasional 19 September Lebih Meriah

Menurutnya, Indonesia Walk for Peace 2026 ini bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga memberi pesan bahwa Jawa Tengah adalah rumah bagi toleransi dan persaudaraan lintas iman.

“Kehadiran para biksu dari berbagai negara menuju Borobudur ini menjadi simbol harmoni yang harus kita jaga bersama. Kita dukung penuh kegiatan ini agar berjalan lancar, aman, dan memberi dampak positif, baik secara sosial maupun pariwisata,” ungkap Luthfi.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk mendukung kelancaran acara melalui fasilitasi wilayah, pengamanan, serta dukungan administratif, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.*

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru