Karhutla Lawu dan Sumbing Meluas, Ahmad Luthfi Kerahkan Dukungan Pemadaman Udara

- Reporter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu dan Gunung Sumbing, Jawa Tengah, memaksa penanganan diperkuat. Dua helikopter TNI disiapkan untuk mendukung operasi water bombing yang dijalankan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di tengah kendala angin kencang dan cuaca yang menyulitkan pemadaman dari udara.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin Jageng bersama Wagub Taj Yasin, mengatakan, penanganan karhutla di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, telah ditingkatkan setelah pemerintah kabupaten setempat menetapkan status tanggap darurat. Sementara di Gunung Sumbing, Kabupaten Wonosobo, pemadaman sementara mengandalkan petugas di darat.

“Bupati sudah koordinasi dengan kita. Sudah ditingkatkan menjadi tanggap bencana. Juga ada dua helikopter dari TNI yang nanti dioperasionalkan oleh BNPB,” kata Luthfi seusai meninjau operasional Koperasi Desa Merah Putih di Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa, 20 Oktober 2026.

Upaya pemadaman dari udara di Gunung Lawu telah dilakukan dalam dua sorti penerbangan. Namun, angin kencang dan kondisi cuaca menjadi tantangan bagi pilot untuk melakukan manuver saat operasi berlangsung.

Baca Juga :  Inflasi Jawa Tengah Turun pada November 2025, Tetap Terjaga dalam Rentang Sasaran

Berdasarkan laporan penanganan, api telah membakar sekitar 230 hektare kawasan hutan di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Petugas gabungan melakukan pemadaman secara manual sekaligus membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api agar tidak menjalar ke area lain.

Kondisi di Gunung Sumbing juga menjadi perhatian. Kebakaran terjadi di kawasan Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Luas area terdampak masih dalam pendataan, sedangkan 152 pendaki dilaporkan telah dievakuasi dari kawasan tersebut.

Untuk sementara, pemadaman di Gunung Sumbing dilakukan melalui jalur darat. Dukungan pemadaman udara akan dipertimbangkan dengan melihat perkembangan api dan kondisi operasi di lapangan.

Di tengah upaya menjinakkan api, Luthfi meminta kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran di kedua kawasan gunung tersebut. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah agar kemungkinan adanya unsur kesengajaan turut didalami.

Baca Juga :  Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

“Kapolda juga saya koordinasikan dengan jajaran untuk melakukan penyelidikan. Jangan sampai ada unsur kesengajaan di sana,” tegasnya.

Penyelidikan diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengantisipasi kejadian serupa. Terlebih, kebakaran di kawasan pegunungan tidak hanya mengancam kelestarian hutan, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan pendaki, petugas pemadam, dan masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

Luthfi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat berada di kawasan hutan dan pegunungan. Pembakaran terbuka dan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan harus dihindari.

“Harapan saya, saya mengimbau kepada masyarakat agar upaya pencegahan kebakaran itu harus kita maksimalkan,” ujarnya.

Di tengah kondisi cuaca yang menyulitkan pemadaman dari udara, pencegahan menjadi bagian penting untuk menekan risiko meluasnya kebakaran. Masyarakat diminta ikut menjaga kawasan hutan dan segera melaporkan jika menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.*

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling
Ribuan Bendahara KDKMP di Jateng Disiapkan agar Koperasi Dikelola Profesional

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet

Berita Terbaru