Bersama Istri, Gus Yasin Tinjau Kriyanusa dan Dorong Wisata Edukasi Batik

- Reporter

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) beserta Ketua Dekranasda Jateng, Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I, meninjau stan Pameran Kriyanusa (Kerajinan Nusantara) Dekranasda Pemprov Jateng, di Jakarta International Convention Centre, Rabu, 30 September 2026.

Gus Yasin, panggilan akrabnya mengucapkan terimakasih kepada Dekrasnda Pusat yang memfasilitasi pameran sehingga berbagai produk kriya Jawa Tengah bisa tampil dan dipamerkan selama lima hari (26-30 September 2026).

“Terimakasih, ini membantu pemerintah kami yang ada di Jawa Tengah, khususnya 35 kabupaten/kota bisa ikut pameran. Tadi saya keliling dari satu stan ke stan lain, semua mengaku senang, omsetnya banyak semuanya di atas rata-rata,” ucap Wagub didampingi Hj. Nawal Arafah Yasin, yang juga isterinya.

Dari pemaran, ini, Taj Yasin berharap ke depan Pemprov melalui Dekranasda bisa membuat roadmap (peta jalan) wisata edukasi batik dan edukasi warna alami. Sehingga masyarakat dan wisatawan benar-benar bisa menikmati produk kriya. Tidak hanya belajar, tetapi juga mendapat story telling (cerita) tentang seni kriya (kerajinan tangan).

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Lepas 648 Pemudik, Fasilitasi Warga Pulang Kampung ke Jateng

Pameran Kriyanusa 2026 berlangsung dari tanggal 26-30 September 2026. Stan Dekranasda Jateng menempati Hall B 132-149. Diisi oleh produk kriya dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Wagub dan Ketua Dekranasda Jateng berkeliling meninjatu stan satu per satu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, SE, MM, yang menyelenggarakan pameran ini mengatakan, dari pameran tersebut mencatatkan nilai kesepakatan B2B (business-to-business) jangka panjang melalui kontrak kerja senilai Rp 2,1 miliar (Rp 2.115.000.000).

Baca Juga :  Jateng Pegang Kendali Industri Batik Nasional, Wagub Fokus Dorong UMKM Global

Dengan rincian, Tatik Handyraft produk home interior tembaga Boyalali dengan Double Eight Craft produk home interior kain perca kota Semarang, senilai Rp 25 juta/2 bln jangka waktu 3 th, total senilai 450 juta.

Batik Martadireja produk fashion dengan sarung Goyor Bunga Matahari Pemalang, senilai Rp 27,5 jt/2 bulan, jangka waktu 3 tahun, total Rp 495 juta.

Hanania Batik, produk batik (stan Dekranasda Jateng) dengan Syam Indonesia Indonesia (stand bank Jateng), fashion dan tas, senilai Rp 30 jt/2 bln, jangka waktu 3 tahun total Rp 540 juta.

UKM Markonah, produk fashion (bank Jateng) dengan UKM Teman Pejuang, produk tas kulit (stan Pemalang), potensi kebutuhan Rp 35 jt/2 bulan, total Rp 630 juta, untuk kerjasama selama 3 tahun.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru