Bangun SDM Unggul, Jateng Berangkatkan 10 ASN Kuliah Pascasarjana Lewat Bappenas

- Reporter

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, memperkuat investasi pada kualitas sumber daya manusia dengan mengirimkan 10 aparatur sipil negara (ASN) bidang perencanaan pembangunan, untuk melanjutkan pendidikan magister dan doktor melalui program beasiswa cost sharing Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Program yang baru pertama kali digelar Bappenas tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas perencana pembangunan di daerah sekaligus memperkuat sistem merit dalam birokrasi.

Para penerima beasiswa akan menempuh studi di Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Airlangga.

Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mengatakan, skema pembiayaan bersama itu sangat membantu pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Dalam program tersebut, biaya pendidikan ditanggung Bappenas, sedangkan biaya hidup ditanggung pemerintah daerah melalui APBD.

“Program cost sharing ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan mutu ASN di Jawa Tengah. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, skema ini sangat membantu karena Bappenas menanggung biaya kuliah, sementara biaya hidup ditanggung APBD daerah masing-masing,” kata Dhoni usai mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menandatangani kesepakatan bersama program beasiswa cost sharing di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: Tak Ada Jastip Jabatan, Semua Harus Lewat Manajemen Talenta

Menurut Dhoni, peningkatan kompetensi ASN merupakan bagian dari komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam memperkuat sistem meritokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Karena itu, para penerima beasiswa nantinya akan kembali ditempatkan sesuai bidang keilmuan yang ditempuh, agar ilmu yang diperoleh berdampak langsung pada kualitas perencanaan pembangunan.

“Kami akan menempatkan kembali para penerima beasiswa sesuai kompetensi dan bidang ilmunya. Harapannya, mereka mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi pembangunan Jawa Tengah,” ujarnya.

Salah seorang penerima beasiswa, Bhakti Damar Jati dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, menilai program tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi pemerintah dalam meningkatkan kapasitas ASN.

Baca Juga :  Hari Jadi Ke-81 Jateng: Pesantren Makin Berdaya, Santri dan Pengasuh Terakses Beasiswa

“Semoga setelah menyelesaikan pendidikan kami dapat mengabdi lebih baik, meningkatkan pelayanan publik, serta menghasilkan perencanaan pembangunan yang semakin berkualitas,” katanya.

Pada 2026, Bappenas menetapkan ratusan penerima karyasiswa melalui berbagai skema, meliputi 49 beasiswa internal, 56 beasiswa afirmasi jenjang S2, 35 beasiswa cost sharing, serta sejumlah beasiswa untuk studi di Australia dan Singapura.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung SDM yang kompeten.

“Pembangunan harus dimulai dari pendidikan. Merencanakan pembangunan memang terlihat mudah, tetapi menyusun rencana yang berkualitas membutuhkan kemampuan dan kompetensi yang kuat. Kami ingin menularkan kapasitas itu kepada daerah-daerah, termasuk Jawa Tengah yang telah menunjukkan praktik perencanaan pembangunan yang baik,” ujarnya.***

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling
Ribuan Bendahara KDKMP di Jateng Disiapkan agar Koperasi Dikelola Profesional

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet

Berita Terbaru