Awal Tahun Harus Bergerak: Wagub Jateng Minta Pengadaan 2026 Langsung Jalan

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong agar lembaga di bawahnya melakukan percepatan pada proses penyerapan APBD 2026. Menjelang awal tahun 2026, OPD, BUMD maupun RS diminta mempersiapkan tahapan yang sudah bisa dikerjakan pada Januari 2026.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mewakili Gubernur Jawa Tengah, usai menghadiri Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa, dan Business Matching Tahun 2025, Rabu, 3 Desember 2025, di Hotel Patra Semarang.

Dikatakan Gus Yasin, sapaan akrabnya, Gubernur Ahmad Luthfi telah menerima pengesahan APBD dalam rangka penetapan APBD Provinsi Jawa Tengah 2026. Usai pengesahan, berarti pemerintah harus bekerja.

“Kemarin setelah pembahasan APBD 2026 kita beristirahat sepuluh hari, dan saat ini saya dorong kepada dinas, biro, maupun BUMD dan rumah sakit, untuk mempersiapkan percepatan di tahun 2026,” jelasnya.

Bulan Januari mendatang, lanjutnya, ada beberapa tahapan yang sudah bisa dikerjakan untuk mulai proses lelang. Sehingga, sejak awal tahun, pekerjaan sudah bisa mulai dilaksanakan.

Baca Juga :  Pelari Tujuh Negara Ramaikan GTR Ultra 2026, Ekonomi Warga Kayuwangi Ikut Bergeliat

Gus Yasin juga mengajak kabupaten dan kota di Jawa Tengah bersama-sama melaksanakan percepatan proses penyerapan APBD tersebut. Sehingga, saat ada penilaian, akan mendapatkan reward yang baik dari pemerintah pusat maupun masyarakat.

Gus Yasin juga menekankan agar penyedia jasa mengutamakan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Penggunaan TKDN tersebut akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Sekaligus bernilai positif dengan memberikan masukan kepada penyedia barang untuk perbaikan produk di masa yang akan datang.

Sementara itu, Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) Iwan Herniwan mengapresiasi rapat koordinasi yang dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak yang terlibat dengan pengadaan barang dan jasa.

“Kami memberikan apresiasi terhadap komitmen Jawa Tengah termasuk kabupaten dan kota untuk melaksanakan percepatan proses pengadaan barang dan jasa di tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga :  25 Tahun Menanti Rumah Layak, Hadi Menangis Haru Saat Ahmad Luthfi Datang

Pada kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) kepada 13 kabupaten dan kota. Yaitu, Kabupaten Boyolali, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Wonogiri, Wonosobo, Kota Semarang, dan Kota Tegal.

Sedangkan Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Award diberikan kepada tiga rumah sakit terbaik. Yakni, terbaik pertama RSJD Dr RM Soedjarwadi, kedua, RSJD dr Arif Zainuddin, dan ketiga RSUD dr Adhyatma MPH.

IKTP Award untuk katagori biro pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, terbaik pertama diberikan kepada Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa, kedua kepada Biro Hukum, dan ketiga untuk Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam.

Adapun ITKP Award untuk katagri badan/dinas diberikan kepada terbaik pertama Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, kedua, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, dan ketiga Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.*

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Berita Terbaru