Program Sekolah Gratis Pemprov Jateng Buka Harapan Baru Anak Kurang Mampu Brebes

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Tangis Valentina pecah di bangku kelas saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkunjung ke ruang kelas SMK Mitra Karya Mandiri Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026). Siswi kelas 10 asal Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, itu tak mampu membendung haru ketika mendengar kisah masa kecil Ahmad Luthfi yang tumbuh dari keluarga petani dengan keterbatasan ekonomi.

Suasana ruang kelas mendadak hening ketika air mata Valentina mengalir di pipinya. Siswi yang bercita-cita menjadi dokter itu tampak sesenggukan di bangku paling depan saat Ahmad Luthfi memberi motivasi kepada para penerima manfaat program sekolah kemitraan.

“Sudah, sudah, jangan nangis. Sini maju, dilap dulu air matanya pakai tisu,” ujar Ahmad Luthfi sambil memanggil Valentina ke depan dan memeluknya layaknya seorang ayah.

Momen itu sontak mengundang haru para guru dan siswa yang hadir. Setelah tangisnya reda, Valentina mendapat hadiah satu unit sepeda dari Ahmad Luthfi sebagai penyemangat agar terus belajar dan mengejar cita-cita.

Valentina mengaku teringat perjuangan orang tuanya di rumah. Ia bersyukur bisa melanjutkan pendidikan melalui program sekolah kemitraan yang diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu.

Baca Juga :  Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya

“Saya ingat orang tua. Terima kasih Pak Gubernur telah menyekolahkan saya di sini. Saya akan lebih semangat lagi. Senang sekolah di sini. Dulu tidak terbayang bisa sekolah di sini,” katanya.

Tak hanya Valentina, kebahagiaan juga dirasakan Abio, siswa kelas 10 SMK Muhammadiyah Mangunsari. Ia mengaku kaget saat Ahmad Luthfi secara langsung memakaikan sepatu baru kepadanya di hadapan siswa lain.

“Kaget, nggak nyangka dipakaikan sepatu oleh Pak Gubernur. Saya cita-cita mau jadi polisi. Senang bisa sekolah karena gratis selama tiga tahun,” ujar Abio.

Dalam kegiatan itu, Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin, juga membagikan perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas, dan kebutuhan belajar kepada para siswa penerima manfaat sekolah kemitraan.

Menurut Ahmad Luthfi, program sekolah kemitraan merupakan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menekan angka putus sekolah, sekaligus mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Gus Yasin Ingin Pendidikan Vokasi Berkesinambungan dari SMP hingga Perguruan Tinggi

Program tersebut dijalankan dengan menggandeng sekolah negeri maupun swasta yang menjadi mitra Pemprov Jateng. Hingga kini, tercatat sebanyak 139 sekolah telah bekerja sama dengan total hampir 5.000 anak mendapatkan akses pendidikan gratis.

“Mereka kita biayai. Mulai pakaian, sepatu, buku, PKL, dan sebagainya. Semua gratis dari Pemprov Jateng. Tahun 2025 sekitar lima ribu anak-anak putus sekolah atau anak kurang mampu kita sekolahkan gratis, dan tahun 2026 program ini terus kita lanjutkan,” kata Ahmad Luthfi.

Di hadapan para siswa, Ahmad Luthfi juga meminta mereka tidak minder dengan kondisi ekonomi keluarga. Ia menegaskan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan.

“Saya ingin karena keterbatasan orang tua bukan berarti tidak mampu. Ilmu itu membawa pekerjaan, bukan pekerjaan yang membawa ilmu. Saya juga sama dengan kalian. Saya bertekad harus mengubah diri, orang tua, kampung, dan negara,” tegasnya.*

Berita Terkait

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng
Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta
Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya
Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara
Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen di Hadapan 10 Ribu Guru TK: Mendidik dengan Hati Meski Gaji Pas-pasan
Enam Program Pemprov Jateng untuk Santri, dari Bisyaroh Hafiz hingga Renovasi Pesantren
Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:36 WIB

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya

Berita Terbaru