Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan di MCM ke-11

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Indonesia dan Australia sepakat memperkuat kerja sama keamanan melalui Pertemuan ke-11 Australia–Indonesia Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM) yang digelar di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan yang dipimpin bersama oleh Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dan Mendagri Australia Tony Burke MP ini membahas berbagai isu keamanan prioritas kedua negara serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan.

Isu yang dibahas meliputi keamanan domestik dan regional, kontra-terorisme, keamanan maritim, migrasi ilegal, keamanan siber dan perlindungan infrastruktur kritikal, serta kejahatan transnasional, termasuk peredaran gelap narkoba.

Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa kerja sama keamanan Indonesia–Australia memiliki arti strategis, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas kawasan.

Baca Juga :  Gus Yasin: Usulan Hybrid Sea Wall Jateng Diterima Badan Otorita Pantura

“Kerja sama ini merupakan kepentingan bersama Indonesia dan Australia dan berdampak bagi stabilitas regional. Karena itu, penguatan kerja sama harus terus ditingkatkan,” ujar Menko Polkam.

Menko Polkam juga menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama dalam penanganan isu pelayaran, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan manusia dan narkoba, serta berbagai pelanggaran di ruang siber. Pertemuan MCM selanjutnya akan dilaksanakan di Indonesia.

Sementara itu, Mendagri Australia Tony Burke MP menyatakan bahwa meningkatnya berbagai ancaman global menuntut Indonesia dan Australia untuk terus memperdalam kerja sama keamanan.

“Apa yang telah kita lakukan sejauh ini sudah baik, namun belum cukup. Kita perlu melakukan lebih banyak langkah konkret untuk memastikan keamanan masyarakat di kedua negara,” kata Tony Burke.

Baca Juga :  Jateng Optimalkan Pangan, Ekonomi, SDM untuk Agenda Nasional

Pertemuan ditutup dengan adopsi Joint Communique yang memuat hasil pembahasan serta langkah tindak lanjut guna memperkuat kerja sama keamanan ke depan.

Delegasi Indonesia antara lain terdiri dari Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Dubes Mohammad K. Koba, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait, yaitu Kemlu, Kemenimipas, Kemenkomdigi, KPPPA, KKP, Polri, BIN, BSSN, BNN, BNPT, Bakamla, PPATK, LPSK, dan KBRI Canberra.

Delegasi Australia dihadiri Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, Acting Head of National Security Ciara Spencer, serta perwakilan Australian Border Force (ABF), Australian Federal Police (AFP), dan unsur terkait lainnya.*

Berita Terkait

Jateng Terbaik Nasional Kendalikan Inflasi, Ahmad Luthfi Andalkan Kolaborasi hingga Desa
Menko Polkam Minta Pemda Terus Berlomba Hadirkan Kinerja Terbaik
BULOG Tembus 3 Juta Ton Pengadaan Beras, Semarang Catat Capaian Positif
2.570 Lentera Waisak Terbang ke Langit Borobudur, Gaungkan Pesan Perdamaian
Menko Polkam: Jangan Lelah Mengabdi, Forkopimda Garda Stabilitas dan Pembangunan
Menko Polkam Minta Praja IPDN Berani Perjuangkan Kebenaran demi Kepentingan Rakyat
Menko Polkam: Kejaksaan Garda Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Gubernur Ahmad Luthfi Bawa Jateng Raih Banyak Penghargaan Pendidikan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:28 WIB

Jateng Terbaik Nasional Kendalikan Inflasi, Ahmad Luthfi Andalkan Kolaborasi hingga Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:03 WIB

Menko Polkam Minta Pemda Terus Berlomba Hadirkan Kinerja Terbaik

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:03 WIB

BULOG Tembus 3 Juta Ton Pengadaan Beras, Semarang Catat Capaian Positif

Senin, 1 Juni 2026 - 08:58 WIB

2.570 Lentera Waisak Terbang ke Langit Borobudur, Gaungkan Pesan Perdamaian

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Menko Polkam: Jangan Lelah Mengabdi, Forkopimda Garda Stabilitas dan Pembangunan

Berita Terbaru